Dari Altar Kita Diutus Mewartakan Sukacita

Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah mengadakan ibadat singkat dan doa Rosario sebagai bentuk devosi kepada Bunda Maria yang diadakan pada Rabu, 6 Mei 2026. Pertemuan dilaksanakan di kediaman Canisius Murtjahjono (Imung), Jalan Sanggrahan Rt 004/RW 009 Tegaltirto Berbah Sleman. Dihadiri 23 orang terdiri dari satu anak-anak, dua OMK, dan 20 dewasa. Ibadat singkat dipandu oleh Agustina Herlina Yustanti (Herlin) dan doa Rosario dipimpin oleh Immaculata Jumini (Jumini).

 Ibadat singkat dan doa Rosario dimulai dengan lagu pembuka dari buku Kidung Maria Antonius Padua nomor 20 “Hai Pujilah”. Setelah membuat Tanda Salib, Prakata singkat disampaikan oleh Canisius Murtjahjono (Imung) yang tiga bulan lalu mengalami serangan jantung dan diberikan kesembuhan sebagai ucapan terima kasih atas dukungan dan doa seluruh umat  Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah. Ibadat dilanjutkan dengan Tobat, Tuhan Kasihanilah kami, doa pembuka, Pembacaan penyegaran penghayatan Ekaristi hari keenam – Ekaristi : Perayaan sukacita akan Misteri Paskah (Gereja tidak hanya mengenang tetapi menghadirkan karya penyelamatan Allah yang hidup dan efektif serta Kristus yang wafat kini bangkit dan hadir ditengah umat-Nya). Dilanjutkan pembacaan Injil dari Yohanes 15: 1-8 (Semua adalah anugerah Tuhan, kita diajak memuliakan Tuhan karena kita murid Kristus). Dilanjutkan doa Rosario yang dipandu oleh Immaculata Jumini. Dalam doa Rosario ada selingan lagu sebelum Peristiwa Ketiga dan Peristiwa kelima doa Rosario dari buku Kidung Maria. Setelah doa Rosario selesai dilanjutkan Litani Santa Perawan Maria, Doa umat, Bapa Kami, Penutup, Berkat Penutup, dan ditutup dengan lagu penutup dari buku Kidung Maria ‘’Ndherek Dewi Maria”.

Setelah kegiatan Rosario selesai dilanjutkan ramah tamah dan pengumuman serta informasi kegiatan akan datang di Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah, Gereja Santo Yusuf Berbah maupun Paroki Maria Marganingsih Kalasan.

“Dari Altar, kita diutus membawa sukacita Kristus ke dalam keluarga dan masyarakat sehingga perayaan Paskah sungguh berbuah dalam tindakan kasih sehari-hari” (Buku Ekaristi Menjadi Sumber dan Puncak Hidup yang Membuatnya Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan Halaman 20).

Catatan: Tulisan dan foto dikirim oleh Nova Ardianti

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *