Pada hari Jumat, 29 Agustus 2025 pukul 19.00 WIB, keluarga Antonius Budimin mengadakan ibadat memule untuk memperingati 100 hari kepergian almarhum Carolus Boromeus Supramono, adik tercinta yang telah dipanggil pulang menghadap Bapa di surga. Ibadat berlangsung khidmat di kediaman keluarga Budimin beralamat di Dusun Sanan Sidomulyo Brintikan RT 06, Tirtomartani Kalasan Sleman, dipimpin oleh prodiakon FX. Risang Baskara dan dihadiri tiga puluh umat Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan.
Ibadat dibuka dengan lagu “Ya Tuhan Pandang HambaMu” (Puji Syukur No.329) yang dipandu oleh M.Th. Sri Wahyunani, membawa umat masuk dalam suasana doa yang penuh pengharapan. Bacaan pertama dari Kitab Nabi Yesaya 49:8,14-16 dibacakan oleh Hilarius Yudi Lasyanta. Mazmur tanggapan dari Mazmur 145 dengan refrain “Tuhan itu pengasih dan penyayang.” Injil suci diambil dari Matius 18:12-14, yang meneguhkan hati tentang kasih seorang gembala yang tak rela kehilangan satu domba pun.

Dalam homilinya, Prodiakon Risang mengisahkan betapa Allah yang Mahakasih tidak pernah membiarkan seorang pun tersesat dan hilang. Setiap jiwa, sekecil apa pun, berharga di mata-Nya. Dalam cinta yang tak terbatas itulah, umat dengan penuh iman mempercayakan saudara mereka, CB Supramono, yang telah berpulang seratus hari yang lalu, ke dalam pelukan kasih Bapa.
Doa Rosario mengambil peristiwa Mulia dipimpin oleh Yohanes Pembaptis Sumaryadi, dilanjutkan Doa Umat oleh Yudi, lalu disatukan dalam doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus yaitu Doa Bapa Kami. Sebelum menutup ibadat, Risang memberkati bunga tabur yang akan dihantarkan ke pusara oleh keluarga almarhum keesokan harinya. Lagu berbahasa Jawa, “Jreh Tresno Kawulo” yang dipimpin Yudi menjadi penutup yang manis pada ibadat malam itu.

Usai doa bersama, umat disambut dengan hidangan sederhana penuh kasih: gulai ayam hangat dan segelas teh yang menyejukkan. Sebelum berpisah, Christiana Sumarsini, kakak dari almarhum, menyampaikan terima kasih yang tulus atas kehadiran umat yang telah berkenan mendoakan jiwa adiknya, seraya berharap doa-doa yang dipanjatkan menjadi jalan terang menuju kedamaian kekal.





