0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Selamat Jalan Ibu Theresia Mujilah

Pada hari Senin, 25 Agustus 2025 sekitar pukul 5 sore, salah satu umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir berpulang ke rumah Bapa. Berita yang cukup mengagetkan semua pihak, khususnya bagi umat lingkungan. Senin pagi umat lingkungan mendapat kabar bahwa Minggu malam sekira pukul sembilan malam Ibu Mujilah dibawa ke Rumah Sakit Panti Rini karena menggigil dan agak sesak napas dan disarankan untuk beristirahat di rumah sakit. Keesokan harinya dirujuk ke Rumah Sakit Panti Rapih untuk diambil tindakan lebih lanjut dan pada sore harinya sekira pukul 5 sore Tuhan memanggilnya. “Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan” (Ayub 1: 21). Selamat jalan Ibu Theresia Mujilah, selamat beristirahat dalam keabadian di rumah Bapa.

Ibu Theresia Mujilah adalah salah satu umat LGAK yang selalu rajin dalam kegiatan lingkungan. Bisa dipastikan beliau selalu hadir dalam pendalaman iman rutin mingguan, pertemuan katekese, pertemuan ibu-ibu lingkungan, dan Katekese Bulan Maria di bulan Mei, maupun Bulan Rosario yang dilaksanakan setiap hari. Bahkan, setiap kali lingkungan atau ibu-ibu lingkungan mengadakan ziarek, Ibu Mujilah tidak pernah absen. Menurut kesaksian RB Maryanto, “Hampir setiap hari, terutama pada saat Angelus, seringkali saya menjumpainya sedang khusyuk berdoa menghadap Bunda Maria di teras rumahnya.” Kehidupan rohaninya patut menjadi teladan bagi anak cucu dan umat lingkungan.

Di usianya yang menginjak 80 tahun pada bulan September 2025 Tuhan telah memanggilnya untuk pulang, meninggalkan lima orang anak, empat pria dan seorang wanita. Peziarahannya di dunia telah berakhir dan diantar dengan pemberkatan jenazah dalam Misa Requem yang dipimpin oleh Romo Yohanes Ngatmo, Pr. pada hari Selasa, 26 Agustus 2025. RIP Ibu Theresia Mujilah. Kesetiaan dan ketekunanmu dalam doa akan menjadi teladan bagi kami yang masih melanjutkan peziarahan di bumi.

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *