Lingkungan Santo Bernadetta Temanggal I mengadakan sarasehan kebangsaan yang kedua pada hari Kamis tanggal 14 Agustus 2025. Pada pertemuan kedua sarasehan kebangsaan umat Lingkungan Santo Bernadetta Temanggal I diajak untuk lebih mendekatkan diri pada lingkungan sekitar. Umat diajak untuk terlibat aktif di tengah masyarakat tanpa melihat perbedaan suku, agama, dan ras. Meneladani Mgr. Soegijopranata yang mencetuskan ide dasar tentang lingkungan sebagai sebuah bentuk persatuan umat Katolik. Dengan demikian, gereja telah mewariskan kebiasaan baik untuk hadir dan terlibat dengan masyarakat.

Sebagaimana disampaikan oleh Tri Handoko bahwa keluarga terdekat adalah tetangga kita. Kita tidak mungkin meminta bantuan dengan saudara yang mungkin tinggalnya jauh dengan kita, maka kita harus menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitar kita. Selanjutnya dipimpin oleh Stefani Dista umat diajak untuk diskusi kelompok mendalami beberapa pertanyaan refleksi tentang sarasehan tema kedua yaitu, “Jemaat Lingkungan Srawung di tengah Masyarakat”. Diskusi tersebut menghasilkan beberapa poin refleksi, di antaranya keterlibatan gereja secara aktif dalam kegiatan di tengah masyarakat seperti kerja bakti, sebagai motivator dalam pertemuan-pertemuan di Masyarakat, dan kegiatan lain. Bahkan beberapa umat pun ikut terlibat aktif dalam kegiatan di masyarakat seperti menjadi pengurus RT/RW.

Pada akhirnya, melalui sarasehan kebangsaan ini umat diajak terus berusaha menjadi sarana kehadiran Kerajaan Allah di tengah masyarakat.

Catatan: Tulisan dan foto dikirim oleh Suryani Oktarina



