Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pertemuan rutin Ibu-Ibu Wilayah Santo Petrus Damianus Kalasan Timur pada bulan September 2025. Pertemuan ini dilaksanakan pada hari Senin, 15 September 2025 pukul 16.00 WIB bertempat di kediaman Ibu Clara Henny, dengan dihadiri kurang lebih 25 peserta, termasuk 8 ibu dari Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan.
Suasana pertemuan terasa khidmat sekaligus hangat, terlebih karena bertepatan dengan perayaan Bunda Maria Penuh Duka. Acara dibuka dengan lagu “Agunglah Nama Tuhan” (Madah Bakti No.468) yang dipandu oleh Lusia Krismastuti dari Lingkungan Santo Andreas Bendungan, dilanjutkan dengan doa khusus memperingati Bunda Maria Penuh Duka.

Bacaan Injil diambil dari Yohanes 19:25–27. Dalam renungan singkatnya, Lusia menegaskan bahwa Maria adalah teladan bagi para ibu, karena melalui dirinya, firman Allah menjadi manusia. Dalam perayaan ini, umat diajak merenungkan tujuh duka Maria, yaitu: 1. Nubuat Simeon tentang penderitaan Maria. 2. Maria dan Yosef mengungsi ke Mesir. 3. Yesus hilang di Bait Allah. 4. Maria berjumpa Yesus dalam jalan salib. 5. Maria menyaksikan Yesus wafat di kayu salib. 6. Maria melihat Yesus ditikam tombak. 7. Maria memangku jenazah Puteranya. Melalui ketujuh dukanya, Maria menjadi teladan bagi setiap ibu dalam menghadapi penderitaan dengan iman dan keteguhan hati.
Selanjutnya doa permohonan pun disampaikan dengan penuh kesungguhan, di antaranya: • Theodora Ernie Susilowati dari Lingkungan FX. Gendingsari berdoa agar para ibu suka membantu dan memohon berkat bagi para pemimpin bangsa. • Chatarina Purwanti dari Lingkungan Santa Elizabeth Perum Griya Dharma Asri memohon agar ibu-ibu wilayah senantiasa setia dan menjadi teladan bagi anak-anak. • Christiana Sumarsini dari Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan berdoa agar Tuhan membuka hati semua orang untuk saling menolong dan mendampingi agar para ibu hidup sesuai kehendak-Nya. Setelah doa maka ditutup dengan lagu “Bunda Allah Tak Bercela”.

Setelah itu, Christiana Sumarsini menyampaikan informasi mengenai Ibu Paroki terpilih pada tahun 2026, yaitu Visensia dari Berbah, sekaligus juga memperkenalkan Ibu Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan yang baru, yaitu Ibu Maria Immaculatta Mega Dhewi. Selain itu, diumumkan pula tugas kerja bakti Wilayah Santo Petrus Damianus di Gereja Maria Marganingsih Kalasan pada hari Rabu, 17 September 2025 pukul 09.30 WIB, dengan snack disediakan oleh Lingkungan Bartolomeus.
Pertemuan semakin hangat dengan hidangan yang disiapkan oleh para ibu Lingkungan Santo Bartolomeus. Acara ini membawa sukacita sekaligus menjadi dorongan semangat bagi para ibu untuk semakin aktif hadir dalam pertemuan wilayah. Meskipun baru sepertiga anggota yang hadir, hal ini merupakan langkah positif yang memotivasi ibu-ibu lain untuk lebih terlibat dalam kegiatan wilayah di kemudian hari.

Catatan : Ditulis oleh Cicilia Suratiwi Martiningrum, Foto dikirim oleh Bernadeta Apik Dwiyati



