401 St. Benediktus Perum Pertamina: Ekaristi, Perjalanan dari Altar ke Kehidupan: Pembukaan Novena Roh Kudus, BKL, dan Doa Rosario

Bulan Mei merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Katolik. Selain berdevosi kepada Bunda Maria melalui doa Rosario, umat Katolik juga mendoakan Novena Roh Kudus selama 9 hari berturut-turut. Pembukaan doa Novena Roh Kudus di Lingkungan Benediktus Perum Pertamina, bertepatan dengan pertemuaan hari kedua BKL (Bulan Katekese Liturgi) dan juga Rosario. 

Pada hari Kamis, 14 Mei 2026, pertemuan kedua BKL dan Rosario, serta pembukaan doa Novena Roh Kudus dilaksanakan di rumah keluarga Bernadetha Murniati (FX. Soepandi). Pertemuan tersebut dipimpin oleh petugas dari kelompok 4, Bernadeta Ediningsih, Ignatius Paningal Affandi, dan Floriberta Kusharyati. Kegiatan dibuka dengan doa pembuka, kemudian dilanjutkan dengan BKL tema 6 – 8 (Ekaristi: Perayaan Sukacita akan Misteri Paskah, Ekaristi: Sukacita Perjumpaan dengan Kristus, dan Ekaristi: Sumber Sukacita Injil). Kurang lebih 25 umat yang hadir dalam pertemuan kali ini.

Berdasarkan tema BLK hari ke enam (Ekaristi: Perayaan Sukacita akan Misteri Paskah), ada 5 hal yang dapat dirangkum, yaitu ekaristi sebagai perayaan keluarga dan gereja, ekaristi menghadirkan kembali misteri paskah, ekaristi adalah sumber dan puncak kehidupan kristiani, ekaristi adalah obat bagi yang lemah, dan diutus untuk berbuah. Sementara itu, untuk tema BKL hari ketujuh (Ekaristi: Sukacita Perjumpaan dengan Kristus), ada 3 hal yang dapat dirangkum, yaitu kerinduan yang menguatkan, sukacita yang bukan dari dunia, dan ekaristi sebagai tanggapan iman bukan kewajiban. Untuk tema BKL hari kedelapan (Ekaristi: Sumber Sukacita Injil), ada 4 hal yang dapat dirangkum, yaitu injil yang dihidupi dalam perayaan, sukacita sebagai daya rohani, ekaristi adalah perjumpaan dengan Kristus, dan konsekuensi ekaristi adalah misi. 

“Kesimpulan menyeluruh mengenai hari enam, tujuh dan kedelapan. Secara umum, ekaristi adalah perjalanan dari altar ke kehidupan. Ekaristi bukan sekadar ritual liturgis di dalam gedung gereja, melainkan sebuah peristiwa kasih yang bertransformasi melalui tiga dimensi utama sesuai dengan hari enam, tujuh dan delapan,” ujar Bernadeta Ediningsih.

Pertemuan BKL hari kedua dilanjutkan dengan sharing umat, doa Novena Roh Kudus hari pertama, dan doa rosario. Kegiatan BKL ditutup dengan Mohon pertolongan Bunda Maria bagi pembangunan gereja dan kawasan terpadu Kalasan dan doa Bapa Kami.

Ekaristi adalah titik temu antara manusia dan kasih Allah, di mana Kristus hadir sebagai obat bagi yang lemah dan sumber sukacita bagi yang putus asa. Perjumpaan ini mengubah beban hidup menjadi harapan. Sumber dan puncak kekuatan sebagai pusat hidup Kristiani. Ekaristi memberikan makanan berupa sabda dan Tubuh Kristus. Kekuatan ini bukan untuk disimpan sendiri, melainkan untuk menggerakkan kita hidup sesuai dengan nilai-nilai injil. Paus Fransiskus menegaskan bahwa perjumpaan dengan Kristus dalam Ekaristi harus memancarkan sukacita dan harapan baru, bukan kesedihan. Melalui perayaan Ekaristi, umat tidak hanya menerima Komuni tetapi juga menerima perutusan (misi) untuk menjadi saksi Injil di tengah dunia.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Catharina Novia C

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *