Sejumlah perwakilan umat Lingkungan Stanislaus Pondok turut ambil bagian dalam Sarasehan Paroki Maria Marganingsih Kalasan bertajuk “Memupuk Kasih dalam Kebijakan: Revitalisasi PK3 Menuju Gereja yang Bahagia, Menginspirasi, dan Menyejahterakan.” Kegiatan ini diselenggarakan di Gereja Santo Ignatius Loyola Temanggal, Kalasan, sebagai bagian dari upaya paroki memperkuat peran Gereja dalam kehidupan bermasyarakat melalui Program Kemasyarakatan, Kebangsaan, dan Kepedulian (PK3).

Sarasehan menghadirkan dua narasumber, yaitu Dr. G. Sri Nurhantanto, S.H., LL.M., Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan Rm. AR. Yudono Suwondo, Pr, Vikep Yogyakarta Barat. Melalui pemaparan yang inspiratif, para peserta diajak memahami pentingnya menumbuhkan semangat kasih dalam setiap kebijakan dan pelayanan, sehingga Gereja semakin mampu menghadirkan nilai-nilai Kristiani yang membawa kebahagiaan, menginspirasi masyarakat, serta menyejahterakan kehidupan bersama. Lingkungan Stanislaus Pondok mengirimkan tujuh orang perwakilan, yaitu Margaretha Maria Etty Tri Supriyani, Veronika Setyowati, FX Hery Windarto, Maria Magdalena Sumiyati, Maria Magdalena Yuli Purwati, Johanes Tjahjo Hantoro dan Kris Heribiyantara. Seluruh peserta merupakan umat yang aktif terlibat dalam kehidupan masyarakat, baik sebagai pengurus RT, RW, maupun perangkat desa. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi jembatan antara nilai-nilai yang diperoleh dalam sarasehan dengan pelayanan nyata di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh wawasan baru mengenai pentingnya membangun sinergi antara Gereja dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan bersama yang harmonis, berkeadilan, dan penuh kasih. Semangat revitalisasi PK3 diharapkan semakin mendorong umat untuk menjadi pribadi yang tidak hanya aktif dalam kehidupan menggereja, tetapi juga mampu menghadirkan dampak positif bagi lingkungan sosial di sekitarnya. Partisipasi umat Lingkungan Stanislaus dalam sarasehan ini menjadi wujud komitmen untuk terus bertumbuh sebagai pelayan di tengah masyarakat, menghidupi semangat kasih Kristus melalui pengabdian, kepemimpinan, dan keterlibatan aktif dalam membangun kesejahteraan bersama. Sarasehan ditutup oleh Rm. Antonius Dadang Hermawan, Pr.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Kris Heribiyantara




