Tema Ardas KAS IX menjadi tema Pesta Nama Lingkungan Sacra Familia Wilayah St. Maria Kalasan Barat, Senin 29 Desember 2025. Tema itu seturut dengan pertemuan IV Adven 2025 yang diadakan dengan ibadat keluarga.

Lingkungan Sacra Familia bisa dikatakan sebagai lingkungan baru karena baru memasuki usia ke-10. Lingkungan ini merupakan hasil pemekaran pada tahun 2015 dari Lingkungan Brayat Minulya Kadirojo 2 Purwomartani Kalasan. Lingkungan Brayat Minulya sendiri merupakan hasil pemekaran dari Lingkungan Brayat Nazareth yang semula terdiri 2 dukuh yakni Kadirojo 1 dan 2. Saat ini baik Kadirojo 1 maupun Kadirojo 2 masing-masing memiliki 2 lingkungan umat Katolik.

Ibadat kekuarga dalam rangka Pesta Nama Lingkungan Sacra Familia dipimpin oleh prodiakones Emilia Tisnawati dan membacakan dan merenungkan bacaan Injil Lukas: 2:41-52. Kisah ini menceritakan Tuhan Yesus yang diketemukan di Bait Allah oleh Ibu Maria dan Bapa Yosef setelah dicari selama 3 hari dan bolak-balik dari rumah ke Bait Allah yang berjarak sehari perjalanan. Tidak ada kemarahan dalam diri Bapa Yosef dan Ibu Maria. Yang ada hanya pengampunan dan kasih.
Suasana pesta nama sederhana terasa membahagiakan karena sebagian besar umat hadir, dari usia anak-anak sampai adi yuswa. Selesai ibadat dilanjutkan acara potong tumpeng yang dilakukan oleh Ketua Lingkungan perdana yakni Petrus Budi Santoso dan diberikan kepada Ketua Lingkungan saat ini yakni Dominikus Suryawan Adi Nugroho. Pemberian tumpeng ini melambangkan kesinambungan penggembalaan umat Lingkungan Sacra Familia.

Pesta nama terasa lengkap rasa kekeluargaannya karena disamping perjumpaan umat, juga adanya hidangan yang disajikan yang merupakan urunan masakan dari umat. Ada umat yang masak opor ayam, ada yang memasak urap lengkap dengan ikan teri dan bacem tahu tempe. Ada pula yang menyumbang mie, buah, kue, snack dll.
Dalam sambutannya, Ketua Lingkungan berharap agar kebersamaan lingkungan terus dijaga untuk menghadapi tugas dan perutusan dalam kehidupan saat ini baik tugas menggereja maupun bermasyarakat yang keduanya harus berjalan seimbang.
Catatan: liputan dan foto dikirim oleh Porja




