Diawali dengan sembahyangan malam jumat seperti sudah menjadi tradisi di lingkungan Brayat Minulyo, acara kemudian di teruskan dengan sarasehan katakese pendidikan l-4.
Pimpinan sembahyangan oleh bapak wisnu dimulai dengan menyanyikan lagu KasihNya Seperti sungai dgn sedikit gerakkan menari. Sedangkan pemandu sarasehan oleh bp. IG. Karyono , beliau adalah guru di SMKI jogjakarta.

Tema katekese pendidikan kali ini adalah, Paroki dan Komunitas Kristiani yang hidup dari dan menghidupi sekolah katholik. Pertanyaan mendasar adalah apakah paroki atau Romo paroki pernah mengunjungi sekolah-sekolah katholik yg ada d parokinya?

Selain pemaparan dr pak Karyono juga di buka kesempatan utk sharing ttg kondisi itu. Lalu di putarkan vidio dr Youtube renungan dr Bapak Rektor Unika Soegiyopranoto ttg tema tersebut.

Intinya adalah dalam mendidik anak, tanggung jawab utama tetap terletak pd orangtua bukan pada sekolah. Dan pendidikan anak hendaknya dilakukan secara gotong royong atau kroyokkan, maksudnya semua bagian ikut andil dalam proses pendidkan itu. Baik oorangtua, paroki, timja-timja, pewartaan, PIA, PIUD, PIUL, legio Maria, dan lain-lain. Kemudian sarasehan ditutup dengan doa Rosario.
Ditulis oleh : Marcus Wisnuhandoko




