Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir merupakan bagian dari Koordinasi Wilayah Santo Yusup Berbah. Wilayah ini terdiri dari 18 (delapan belas) lingkungan. Masing-masing memiliki kepengurusan lingkungan yang telah dilantik bersama kepengurusan wilayah oleh Romo Yohanes Ngatmo, Pr. di Gereja Santo Yusup Berbah pada hari Minggu, 4 Januari 2026 bertepatan dengan HR Epifani.

Sebagai bagian dari wilayah Santo Yusup Berbah yang dipimpin oleh korwil atau Koordinator Wilayah, semua lingkungan diharapkan ambil bagian dalam kegiatan wilayah sesuai kelompok bidang pelayanan. Demikian halnya dengan LGAK, berupaya terlibat dalam kegiatan wilayah, seperti pertemuan pengurus wilayah, natalan bersama, pertemuan ibu-ibu wilayah, dan WKRI ranting cabang Berbah yang baru saja berdiri. Beberapa ibu dari LGAK menjadi pengurus di wilayah FX dan menjadi pengurus di paguyuban ibu-ibu wilayah. Ibu-ibu yang terlibat bahu-membahu dengan pengurus yang lain, sementara ibu-ibu yang lain mendukung dengan cara masing-masing yang juga bermanfaat untuk keberlangsungan kehidupan beriman ini.

Empat puluh satu (41) ibu dari delapan belas (18) lingkungan berkumpul di joglo keluarga Christina Suyatmini yang berada di dusun Demangan pada hari Kamis, 15 Januari 2026 pada pukul empat sore. Cuaca sore hari itu sangat cerah, sementara sejak pagi hingga beberapa saat sebelum acara dimulai, wilayah Berbah diguyur hujan disertai angin dan langit yang gelap. Semesta mendukung perhelatan wilayah yang sudah direncanakan ini sehingga rangkaian acara berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan semua ibu yang hadir. Dimulai dengan sapaan hangat pembawa acara, doa pembuka, dan lagu pembuka yang ceria untuk menghidupkan suasana. Dirangkai dengan penjelasan singkat dan susunan kepengurusan paguyuban ibu-ibu wilayah maupun WKRI cabang ranting Berbah yang baru saja terbentuk, serta perkenalan singkat. Jika dalam paguyuban ibu-ibu wilayah ada tim simpan pinjam, tidak demikian dengan WKRI. Paguyuban ibu-ibu wilayah merupakan wadah kegiatan bagi ibu-ibu di wilayah Berbah, beranggotakan perwakilan ibu-ibu dari 18 lingkungan, dengan kegiatan yang bersifat sosial dan mendukung program paroki, misalnya kegiatan anjangkasih untuk memberikan perhatian kepada umat kita yang sakit, berkekurangan, maupun difabel. WKRI adalah sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) Katolik yang didirikan tahun 1924, berfungsi sebagai wadah pemberdayaan perempuan Katolik di Indonesia untuk berkarya dalam bidang sosial, pendidikan, dan pengembangan diri, serta menjadi mitra pemerintah dalam kegiatan pemberdayaan perempuan dan pembangunan nasional. Untuk mematangkan bentuk dan kepengurusan kedua kelompok organisasi ini, ketua masing-masing bidang dan tim inti akan mendiskusikannya lebih lanjut.

Rangkaian pertemuan diwarnai dengan bernyanyi bersama, bermain bersama, bertukar kado silang masing-masing seharga Rp10.000,- dan makan bersama. Acara demi acara berlangsung lancar, meriah, dan membuahkan kegembiraan dan keakraban satu sama lain. Bahkan, sebagian besar ibu-ibu masih melanjutkan bernyanyi bersama setelah acara ditutup dengan doa penutup dan kembul bujana, menikmati jangan asem dan lauk pauknya. Perjumpaan yang menguatkan dalam iman dan kasih.




