Ibadat Memule 1.000 hari wafatnya Elisabeth Ginem Harjosuwiryo dilaksanakan pada hari Kamis, 15 Januari 2026, mulai pukul 19.00 WIB, bertempat di kediaman keluarga almarhumah. Ibadat berlangsung dengan khidmat dan penuh penghayatan, diikuti lebih dari 70 umat, dan dipimpin oleh Susana Yulistyowati selaku prodiakon. Kehadiran umat Lingkungan menjadi wujud nyata solidaritas, doa bersama, dan penguatan iman bagi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menjadi momen refleksi atas perjalanan hidup almarhumah dalam terang kasih Tuhan.

Pada ibadat Memule kali ini tampak suasana yang berbeda dari biasanya, yakni adanya iringan musik organ yang dibawakan oleh Dik Ajeng. Iringan musik ini semakin memperdalam suasana doa dan membantu umat menghayati setiap bagian ibadat dengan lebih khusyuk. Sejak awal tahun 2026, penggunaan musik organ telah mulai diterapkan di Lingkungan St. Paulus sebagai upaya memperkaya pengalaman liturgis umat dalam setiap perayaan dan ibadat bersama.

Tema “Kasih dalam Kehidupan Sehari-hari” dipilih oleh Prodiakon Susana sebagai pesan utama dalam ibadat tersebut. Melalui tema ini, umat diajak untuk semakin meneguhkan komitmen dalam mewujudkan ajaran kasih secara konkret di tengah kehidupan keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Harapannya, semangat kasih yang direnungkan bersama tidak hanya berhenti dalam doa, tetapi sungguh dihidupi dalam sikap, perkataan, dan perbuatan sehari-hari.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Lingkungan St. Paulus Temanggal II



