0311 Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir: Menciptakan Gereja yang Bersih dan Rapi dengan Kerja Bakti

Gereja Santo Yusuf Berbah saat ini sedang dalam perbaikan lantai. Sudah cukup lama beberapa baris keramik di depan altar lepas dari tempatnya. Kondisi ini merembet ke keramik yang lain, pelan tetapi pasti akan berdampak pada kerusakan keramik di posisi sebelah menyebelah. Jika pada area bagian depan altar selama ini masih bisa diatasi dengan membentangkan karpet merah. Namun, ketika sudah merembet ke barisan keramik ke arah tengah di antara bangku-bangku panjang, akan sulit mengakalinya agar tetap tampak rapi dan nyaman dalam pandangan mata. Oleh karena itu, pengurus wilayah atas persetujuan romo paroki, memutuskan untuk mengganti keramik gereja secara keseluruhan. Proses perbaikan ini diusahakan tidak akan mengganggu aktivitas peribadatan di gereja.

Umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir mendapat giliran tugas tatalaksana pada Misa Minggu, 2 November 2025. Sudah menjadi tradisi umat Katolik di wilaya Berbah, sehari sebelumnya lingkungan yang bertugas tata laksana harus kerja bakti membersihkan gereja dan menata altar. Kerja bakti atau gotong royong adalah kegiatan sosial yang dilakukan bersama-sama. Hal ini dilakukan agar gereja sebagai tempat untuk beribadah menjadi bersih, tertata rapi, dan pantas digunakan untuk memuliakan Tuhan dalam Perayaan Ekaristi. Kurang lebih dua puluh (20) umat hadir dan bekerja sama membersihkan gereja dan menata altar. Tidak ada umat yang menyapu dan mengepel lantai agar debu tidak beterbangan mengingat kondisi lantai tak beraturan setelah semua keramik harus dilepas. Ada yang melap bangku-bangku dengan kanebo, ada yang mengangkat pot tanaman, ada pula yang menata bunga kebun untuk menghias altar. Semua umat LGAK yang hadir bahu membahu membersihkan dan merapikan kursi dan bangku, baik yang ada di dalam gereja maupun yang ada di depan Gua Maria. Di hari Sabtu, 1 November 2025 umat sudah tiba di gereja pada pukul 09.30 WIB dan menyelesaikan tugas hingga pada pukul 11.30 WIB.

Manfaat kerja bakti tidak sebatas untuk menciptakan lingkungan gereja yang bersih dan sehat saja. Aktivitas ini juga baik untuk Kesehatan fisik dan mental. Bahkan, kerja bakti juga bisa membentuk karakter diri menjadi lebih baik dan meningkatkan kemampuan bersosial. Oleh karena menyadari manfaatnya maka umat LGAK melakukannya dengan gembira dan dalam kebersamaan yang menyenangkan. Makin menyenangkan karena bisa melakukannya sambil bercanda dan berfoto ceria sambil membawa peralatan ‘perang’ masing-masing.

Lucia Indarwati

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *