
Jantung adalah organ vital yang terdiri dari otot dan terbagi dalam empat ruang.Ruang jantung dibatasi oleh katup jantung yang berfungsi mengatur aliran darah agar bergerak ke satu arah. Lalu, apa yang dimaksuk dengan sakit jantung? Penyakit jantung adalah kondisi ketika bagian jantung yang meliputi pembuluh darah jantung, selaput jantung, katup jantung, dan otot jantung mengalami gangguan, yang bisa disebabkan karena berbagai hal, seperti sumbatan pada pembuluh darah jantung, peradangan, infeksi, atau kelainan bawaan.

Anastasius Senen Sarirejo terbaring lemah di rumah, setelah beberapa waktu yang lalu dirawat di rumah sakit dan telah dipasang alat pemacu jantung karena ada gangguan jantung. Pada hari Rabu, 30 Juli 2025 Pak Sari sudah diizinkan pulang ke rumah dan keluarga dapat melanjutkan perawatannya. Namun, umat Lingkungan Gregorius Agung baru berkesempatan mengunjunginya pada hari Senin Pon tanggal 4 Agustus 2025. Dua puluh satu (21) umat LGAK berkumpul di rumah Theresia Mujilah pada pukul 5 sore, sesuai dengan waktu yang telah disepakati. Setelah saling sapa dan berkoordinasi, dua puluhan umat termasuk anak-anak, berjalan beriringan menuju ke rumah keluarga Anastasius Sarirejo yang berdekatan dengan titik kumpul. Umat yang hadir disambut RB Maryanto, putra sulungnya, dan langsung dipersilakan menuju ke ruang istirahat yang sakit. Kondisinya memang masih tampak tak berdaya, tetapi aura kebahagiaan dan semangat terpancar di wajahnya yang terbaring lemah. Semangat dan kebahagiaan terpancar karena dikelilingi istri, anak, menantu, can cucu yang penuh kasih mendampingi dan merawatnya. Umat yang hadir dan keluarga yang mendampingi sempat berbincang sejenak, seputar sakit, penyakit, dan penanganan medis yang dilakukan. Selanjutnya, umat dan keluarga, termasuk Pak Sari, bersatu di dalam doa yang dipimpin oleh prodiakon Yohanes Baptista Topo Kusnandar dan dilanjutkan dengan doa spontan. Cukup lama umat yang hadir berada di ruang istirahat yang sakit, dan agar tidak mengganggu Pak Sari, perbincangan pun dilanjutkan di teras rumah sambil menikmati minum. Setelah dirasa cukup, umat pun pamit, diwakili Ignatia Gondowati selaku wakil ketua lingkungan.

Umat LGAK pun pulang membawa kelegaan karena dapat berbagi kasih dengan sesama umat yang membutuhkan, khususnya yang sedang sakit dan keluarga yang mendampingi. Keluarga yang dikunjungi pun tetap semangat mendampingi yang sakit sehingga tetap dapat bersyukur dalam berporoses menuju kesembuhan.




