041 St. Bartolomeus Brintikan: Caos Dahar Romo Sebagai Bagian dari Tradisi Iman Katolik

Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan kembali mendapat tugas pelayanan Caos Dahar Romo pada hari Minggu, 10 Agustus 2025. Sejak pagi, keluarga Albertus Dermawan Nugroho dengan penuh tanggung jawab menyiapkan hidangan untuk Romo, dilanjutkan oleh keluarga Ibu Fransisca Marsiyam pada siang hari, dan keluarga FX. Risang Baskara pada malam hari. Sementara itu, Theresia Ildayati mengemban tugas mengantarkan makanan tersebut ke Pastoran Paroki Maria Marganingsih Kalasan.

Dengan hati yang gembira, tulus, dan penuh tanggung jawab, keluarga-keluarga di Lingkungan Santo Bartolomeus melaksanakan tugas ini sebagai wujud pelayanan dan kasih kepada gembala umat. Dalam tradisi Gereja Katolik, Caos Dahar Romo menjadi salah satu bentuk nyata penghargaan dan penerimaan terhadap budaya lokal, selama tidak bertentangan dengan ajaran Gereja.

Meski sederhana, Caos Dahar Romo memiliki makna mendalam dalam membangun kedekatan antara umat dan pastor. Selain menjadi ungkapan syukur dan kasih, kebiasaan ini juga mempererat tali persaudaraan serta memperkuat nilai kebersamaan dalam kehidupan Gereja. Karena itulah, tradisi ini tetap dipertahankan dan dihargai sebagai bagian dari kekayaan iman Katolik di Indonesia.

Catatan : Foto dikirim oleh Theresia Ildayati

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *