041 St. Bartolomeus Brintikan: Ibadat Lingkungan dan Pemilihan Ketua Lingkungan Baru

Umat Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan menyelenggarakan Ibadat Lingkungan pada hari Minggu, 10 Agustus 2025 pukul 19.00 WIB bertempat di kediaman Yohanes Pembaptis Sumaryadi yang terletak di Dusun Brintikan RT.06 Tirtomartani Kalasan Sleman. Ibadat dengan tema “Tergerak Hati Mengikut Yesus” dipimpin oleh prodiakon Clara Heni dengan partisipasi 22 umat. Lagu pembuka “Panggilan Tuhan” dari Puji Syukur No.682 dipandu oleh Theresia Eva Harjanti mengawali ibadat ini, sedangkan lagu antar bacaan “Ya Tuhan, Pandang Hamba-Mu” dari Puji Syukur No.329.

Bacaan Kitab Suci dari KItab Nabi Yesaya pasal 53 dibacakan oleh Yohanes Sulistyanto, sedangkan bacaan Injil dari Injil 16:13-20 Injil Matius 16:13-20 mencatat percakapan penting antara Yesus dan murid-murid-Nya di Kaisarea Filipi. Pengakuan Petrus bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup, menjadi titik balik dalam Injil. Yesus kemudian menjanjikan Petrus kunci Kerajaan Sorga dan memberikan tugas untuk mengikat dan melepaskan di dunia, yang akan berlaku juga di surga. Permenungan bagi umat dalam bacaan ini adalah : sebagai apakah Yesus bagi kita ?

Ibu prodiakon juga membagikan permenungan yang diambil dari tulisan Romo Yusup Gunarto SMM di sesawi.net, sehubungan dengan pemilihan Ketua Lingkungan dan Pengurus DPP Paroki Kalasan yang baru. Romo Gunarto mengingatkan bahwa kita harus melangkah dengan iman, karena pelayanan bukanlah beban, melainkan berkat yang mengalir dalam hidup. Tuhan memanggil kita dengan kasih-Nya dan melihat kesediaan hati kita. Seperti Musa yang berkata, “Aku tidak pandai bicara,” atau Maria yang dengan rendah hati menerima panggilan Tuhan, kita pun diajak untuk taat pada panggilan itu. Romo juga menekankan bahwa salib adalah bagian tak terpisahkan dari pelayanan, sehingga mengikuti Yesus berarti siap menapaki jalan yang pernah dilalui-Nya.

Ibu prodiakon juga mengambil inspirasi dari Kitab Mazmur 92:12-16 bahwa Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon. Pohon korma dan pohon aras, keduanya memiliki banyak manfaat. Pohon korma, selain diambil buahnya, rantingnya pun dapat dipakai sebagai kayu bakar atau sebagai alas. Pohon korma juga berguna sebagai penanda akan adanya sumber air di padang gurun. Sedangkan pohon aras terkenal dengan kayunya yang kuat, tahan terhadap pelbagai cuaca, juga rayap. Kayu pohon aras berharga mahal. Pohon aras juga sering dipakai sebagai tempat berteduh. Ada kesamaan antara pohon korma dan pohon aras, yaitu mereka mempunyai akar yang kuat dan dalam, yang membuat mereka dapat bertahan hidup di padang gurun. Akar-akar pohon korma dan pohon aras terus menjalar sampai mendapatkan sumber air. Firman Tuhan hari ini mengatakan bahwa orang benar akan bertunas dan tumbuh subur, sama seperti pohon korma dan pohon aras. Bahkan sampai usia lanjut pun akan tetap berguna dan menjadi berkat.

Lagu “Perawan Pilihan Allah” dari Puji Syukur No.635 menjadi lagu penutup ibadat ini, dan selanjutnya FX. Kristyanto Nugroho, Ketua Lingkungan memimpin rapat penjaringan nama calon Ketua Lingkungan dan Pengurus DPP Paroki Kalasan periode 2026-2028. Hasil dari Google form yang telah diisi umat lingkungan, Hilarius Yudi Lasyanta meraih suara terbanyak 16 suara untuk calon Ketua Lingkungan yang baru mengalahkan 4 kandidat lainnya, sedangkan FX. Kristyanto Nugroho meraih suara terbanyak 16 suara untuk calon Pengurus DPP mengalahkan 5 kandidat lainnya. Baik Yudi maupun Kristyanto tidak berkeberatan untuk dipilih, sehingga Yudi akan menjadi Ketua Lingkungan yang baru, sedangkan Kristyanto akan diusulkan oleh umat lingkungan menjadi Pengurus DPP. Ibadat dan rapat berlangsung sekitar 1,5 jam dan sebelum pulang ke rumah masing-masing, umat pun menikmati teh hangat dan snack yang disediakan tuan rumah.

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *