Memasuki hari Kamis pada pekan ketiga bulan Juli, umat Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah kembali melaksanakan kegiatan rutin Doa “Kamisan”. Sebagaimana biasanya, sekretaris lingkungan telah mengingatkan seluruh umat melalui Grup Media Lingkungan agar dapat berpartisipasi dalam ibadat bersama tersebut. Doa “Kamisan” dilaksanakan pada Kamis, 23 Juli 2026, pukul 19.10–20.00 WIB, bertempat di kediaman THM. Siti Rengganis, Krikilan RT 003/010, Tegaltirto, Berbah, Sleman. Kegiatan ini dihadiri oleh 17 umat yang terdiri atas 1 anak, 1 Orang Muda Katolik (OMK), dan 15 umat dewasa. Sebelum ibadat dimulai, terlebih dahulu dilakukan pembagian tugas kepada petugas liturgi, mulai dari pemimpin lagu, pemimpin ibadat, hingga pembaca Injil.
Ibadat diawali dengan lagu pembuka dari Puji Syukur nomor 322, “Saudara, Mari Semua”, yang dipimpin oleh Agatha Istiningsih (Isti), sedangkan jalannya ibadat dipandu oleh Yustinus Sukmanto (Yus). Rangkaian ibadat dilanjutkan dengan tanda salib, pengantar, doa tobat, doa pembuka, serta pembacaan Injil Matius 13:10–17 oleh Agustina Herlina Yustanti (Herlin). Dalam renungan singkat disampaikan bahwa Yesus menggunakan perumpamaan agar ajaran-Nya lebih mudah dipahami, terutama oleh orang-orang sederhana yang terbuka hatinya terhadap Sabda Allah.

Pada sesi sharing iman, beberapa umat menyampaikan pengalaman hidup yang menguatkan iman. Yustinus Sukmanto mengajak umat untuk senantiasa mensyukuri berbagai anugerah Tuhan yang diterima secara cuma-cuma, seperti napas kehidupan dan udara yang setiap hari dinikmati. Magdalena Kasih membagikan pengalaman bahwa doa dan keyakinan akan penyertaan Tuhan menjadi sumber kekuatan, termasuk ketika harus menjalani isolasi mandiri saat terpapar Covid-19. Sementara itu, THM. Siti Rengganis mengungkapkan pentingnya membiasakan diri bersyukur dalam setiap keadaan sehingga beban hidup terasa lebih ringan karena diserahkan kepada Tuhan.
Setelah sharing, ibadat dilanjutkan dengan doa umat, doa penutup, berkat penutup, dan ditutup dengan lagu Puji Syukur nomor 329, “Ya Tuhan Pandang Hambamu”. Seusai ibadat, seluruh umat mengikuti ramah tamah yang disertai penyampaian pengumuman serta informasi mengenai kegiatan yang akan datang, baik di Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah, Gereja Santo Yusuf Berbah, maupun Paroki Maria Marganingsih Kalasan. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan semakin mempererat tali persaudaraan di antara umat serta menjadi penyemangat untuk terus bertumbuh dalam kehidupan menggereja.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Nova Ardianti




