310 St. Antonius Padua Berbah: Ibadat Singkat dan Doa Rosario Lingkungan – Tinggal Dalam Kasih Tuhan

Dalam rangka bulan Maria sebagai bentuk devosi kepada Bunda Maria Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah mengadakan ibadat singkat dan doa Rosario.  Doa Rosario kali ini dipimpin oleh anak – anak dalam memberikan wadah dan kesempatan sebagai keterlibatan dalam lingkungan. Ibadat singkat dan doa Rosario diadakan pada Kamis, 7 Mei 2026 yang bertempat di kediaman Emerentiana Rahayuningsih (Yayuk), Sanggrahan RT 003/RW 008 Kalitirto Berbah Sleman yang dihadiri 28 orang terdiri tiga anak – anak, dua OMK, dan 23 dewasa. Ibadat singkat oleh Stanislaus Apri Hananto Putra (Apri) dan doa Rosario dipimpin oleh Marcela Belaniya Kerinkirana (Kerin) dan Elisabeth Audriel Mutiara Josetta (Audriel).

Ibadat singkat dan Doa Rosario diawali dengan lagu pembuka dari Buku Kidung Maria nomor 10 berjudul “Mengasihi Maria Kerinduanku” yang dinyanyikan dengan penuh penghayatan, menciptakan suasana doa yang teduh dan khusyuk. Setelah lagu pembuka, ibadat dilanjutkan dengan Tanda Salib serta prakata singkat yang dibawakan oleh Stanislaus Apri Hananto Putra (Apri). Selanjutnya, umat bersama-sama menghayati doa tobat, Tuhan Kasihanilah Kami, serta doa pembuka sebagai ungkapan kerendahan hati dan kesiapan untuk memasuki suasana doa bersama.

Dalam ibadat tersebut juga dibacakan penyegaran penghayatan Ekaristi hari ketujuh dengan tema “Ekaristi: Sukacita Perjumpaan dengan Kristus”. Melalui renungan ini, umat diajak untuk semakin menyadari bahwa relasi dengan Kristus yang dibangun melalui Ekaristi akan terus bertumbuh dari waktu ke waktu, meneguhkan iman, dan memampukan setiap orang untuk mengasihi dengan lebih nyata dalam kehidupan sehari-hari. Setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan Injil Yohanes 15:9–11 yang mengajak umat untuk tinggal dalam kasih Tuhan, membiarkan diri terus “disirami” oleh kasih-Nya setiap hari agar memperoleh kekuatan, pengharapan, dan damai sejahtera dalam menjalani kehidupan.

Doa Rosario kemudian dipandu oleh Marcela Belaniya Kerinkirana (Kerin) bersama Elisabeth Audriel Mutiara Josetta (Audriel). Dalam pelaksanaannya, doa Rosario diselingi lagu-lagu rohani dari Buku Kidung Maria, khususnya sebelum Peristiwa Ketiga, sehingga suasana doa terasa semakin hidup dan mendalam. Setelah rangkaian doa Rosario selesai, ibadat dilanjutkan dengan Litani Santa Perawan Maria, doa umat, doa Bapa Kami, doa penutup, serta berkat penutup. Seluruh rangkaian ibadat kemudian diakhiri dengan lagu penutup “Ndherek Dewi Maria” dari Buku Kidung Maria yang dinyanyikan bersama dengan penuh sukacita dan penghayatan iman.

Setelah kegiatan Rosario selesai dilanjutkan ramah tamah dan pengumuman serta informasi kegiatan yang akan datang di Lingkungan Santo Antonius Padua Berbah, Gereja Santo Yusuf Berbah serta Paroki Maria Marganingsih Kalasan. 

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Nova Ardianti

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *