410 St. Bernadetta Temanggal I: Ibadat Pemberkatan Jenazah

Pada Rabu malam, 25 Maret 2026, umat Lingkungan St. Bernadetta Temanggal I menerima kabar duka atas berpulangnya Paulus Edi Suharyadi, setelah beberapa waktu berjuang melawan sakit dan menjalani perawatan di RS Panti Rini Kalasan. Beberapa hari sebelumnya, beliau telah menerima minyak suci dari Romo Murdi sebagai bekal rohani dalam menghadapi saat-saat terakhir. Dalam iman dan penyerahan yang penuh, beliau akhirnya dipanggil menghadap Bapa di surga. Menjelang tengah malam, setelah jenazah tiba di rumah duka, keluarga bersama umat mengadakan tuguran yang dipimpin oleh Antonius Margiyo selaku prodiakon, dalam suasana doa yang khidmat dan penuh pengharapan.

Keesokan harinya, Kamis pagi, umat bersama keluarga mempersiapkan pemberkatan jenazah di kediaman almarhum, yang dipimpin oleh Romo Antonius Dadang dan dihadiri oleh umat di sekitar lingkungan. Pemberkatan jenazah dalam tradisi Katolik merupakan perayaan iman yang sarat makna, sebagai ungkapan penyerahan almarhum kepada kasih Allah, sekaligus doa permohonan akan belas kasih dan keselamatan kekal. Dalam liturgi tersebut, umat juga diteguhkan dalam harapan akan kebangkitan, serta dihibur dalam duka yang mereka alami.

Usai pemberkatan, prosesi dilanjutkan dengan persiapan pemakaman yang dilakukan oleh para pengurus lingkungan. Jenazah kemudian diantar menuju tempat peristirahatan terakhir di TPU Temanggal I, di mana upacara pemakaman dilangsungkan bersama Susana selaku prodiakon lingkungan. Dalam kesederhanaan namun penuh makna, seluruh rangkaian ini menjadi ungkapan kasih terakhir sekaligus peneguhan iman bahwa kehidupan tidak berakhir dalam kematian, melainkan berlanjut dalam pengharapan akan hidup kekal bersama Kristus.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Suryani Oktarina

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *