Memaknai tugas perutusan tidak hanya diwujudkan melalui doa dan pelayanan di dalam Gereja, tetapi juga melalui karya nyata di tengah kehidupan masyarakat. Semangat menjadi garam dan terang dunia terus dihidupi oleh umat Lingkungan St. Paulus dengan mengambil bagian aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, khususnya di lingkup RT dan lingkungan tempat tinggal mereka. Kehadiran umat di tengah masyarakat menjadi cerminan nyata nilai kasih, kepedulian, dan semangat melayani yang diwujudkan melalui tindakan sederhana namun membawa manfaat besar bagi sesama. Dengan terlibat secara langsung dalam kehidupan sosial masyarakat, umat lingkungan berupaya menghadirkan wajah Gereja yang terbuka, peduli, dan dekat dengan kehidupan warga sehari-hari.

Salah satu wujud nyata semangat tersebut tampak pada kegiatan panen kacang yang dilaksanakan warga RT 08 RW 01 Temanggal II pada hari Minggu, 22 Februari 2026. Keberhasilan panen ini tidak terlepas dari keterlibatan beberapa umat Lingkungan St. Paulus yang turut menjadi penggerak dalam kegiatan bercocok tanam bersama warga. Melalui semangat gotong royong dan kerja sama yang baik, kegiatan ini berhasil memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga. Apa yang dilakukan umat Lingkungan St. Paulus tersebut selaras dengan semangat Ardas IX KAS, khususnya dalam upaya mensejahterakan kehidupan umat dan masyarakat. Dari langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan tulus, tumbuh harapan akan kehidupan yang lebih mandiri, sejahtera, dan penuh persaudaraan di tengah masyarakat.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Sekretaris Lingkungan St. Paulus Temanggal II




