Ujian Tulis & Wawancara Calon Baptis Dewasa Paroki Maria Marganingsih Kalasan

Sabtu pagi, 14 Maret 2026, suasana di Paroki Maria Marganingsih Kalasan terasa berbeda dari biasanya. Pukul 09.00 WIB, satu per satu calon baptis dewasa mulai berdatangan dengan wajah penuh harap sekaligus haru. Hari itu menjadi salah satu langkah penting dalam perjalanan iman mereka. Hari itu mereka mengikuti ujian tulis dan wawancara sebagai bagian dari proses penerimaan Sakramen Baptis.

Sebanyak 34 calon baptis dewasa dan 4 calon dari Gereja lain yang akan diterima dalam Gereja Katolik hadir mengikuti tahapan ini. Mereka duduk rapi dengan lembar soal di tangan, mencoba menenangkan diri sambil mengingat kembali pelajaran iman yang telah dipelajari selama masa katekumenat.

Suasana ruang ujian begitu hening. Sesekali terdengar suara lembar kertas dibalik atau pena yang bergerak menuliskan jawaban. Bagi para calon, ujian ini bukan sekadar menjawab pertanyaan, melainkan kesempatan untuk meneguhkan kembali pemahaman dan komitmen mereka dalam mengikuti Kristus.

Namun ketegangan yang sesungguhnya terasa ketika nama-nama mulai dipanggil untuk wawancara. Satu per satu calon dipanggil memasuki ruangan untuk bertemu dengan salah satu dari tiga imam yang hadir sebagai pewawancara, yaitu Rm. Antonius Dadang Hermawan, Pr., Rm. FX Murdi Susanto, Pr., dan Rm. Yohanes Ngatmo, Pr.

Di luar ruangan, jantung para calon seakan berdetak lebih kencang. Wajah-wajah tegang terlihat saat menunggu giliran dipanggil. Beberapa saling tersenyum memberi semangat, sementara yang lain tampak menunduk sejenak dalam hening doa.

Ketika nama mereka disebut, langkah kaki terasa sedikit berat, namun juga penuh harapan. Dalam ruang wawancara, para imam dengan penuh kebapaan mendengarkan kisah perjalanan iman para calon yakni bagaimana mereka mengenal Kristus, pengalaman iman yang menggerakkan hati, hingga kerinduan untuk menjadi bagian dari Gereja Katolik.

Tak lama kemudian, satu per satu calon keluar dari ruangan. Ketegangan yang tadi terlihat di wajah mereka perlahan berubah menjadi senyum lega. Ada rasa syukur dan keharuan setelah melewati tahap penting ini.

Sementara itu, para peserta lain juga tampak lega setelah menyelesaikan soal-soal ujian tulis. Bagi mereka, perjalanan ini bukan sekadar ujian akademis, tetapi perjalanan batin menuju kelahiran baru dalam iman. Sungguh suatu perjalanan iman yang menggetarkan hati.

Proses ujian tulis dan wawancara ini menjadi bagian penting dari pembinaan iman di Paroki Maria Marganingsih Kalasan. Melalui tahapan ini, Gereja ingin memastikan bahwa para calon benar-benar memahami dan menghayati iman yang akan mereka terima.

Lebih dari sekadar proses administratif, hari itu menjelma momen penuh makna yakni sebuah langkah menuju kehidupan baru sebagai murid Kristus.

Perjalanan iman para calon baptis dewasa ini masih akan berlanjut menuju puncaknya pada penerimaan sakramen-sakramen inisiasi. Namun Sabtu pagi itu telah menjadi tanda bahwa mereka melangkah semakin dekat kepada Kristus dan kepada Gereja-Nya. Dengan hati yang penuh harap, mereka terus berjalan dalam iman, menantikan saat di mana mereka akan secara resmi dilahirkan kembali sebagai anak-anak Allah dalam Gereja Katolik.

Catatan- Foto dan liputan oleh Maria Magdalena Muji Rahayu

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *