Tuhan Datang Menyelamatkan Keluarga. Begitulah Tema Natal tahun 2025 PGI-KWI yang dirujuk sebagai tema Perayaan Natal warga Kristiani Kadirojo 2 Purwomartani Kalasan Sleman, Jumat, 9 Januari 2026.

Perayaan Natal Oikumene di Kadirojo tahun 2025 sudah kali ketiga dilaksanakan yang dimulai pada perayaan Natal tahun 2023. Sebenarnya keinginan untuk mengadakan perayaan Natal di Kadirojo 2 sudah lama diimpikan oleh pemuka warga dan warga Kristiani. Keinginan itu muncul mungkin karena populasi warga Kristiani di Kadirojo 2 cukup signifikan dibandingkan dengan warga non-kristiani (sekitar 30%). Maka tahun 2023 keinginan itu diwujudkan dalam perayaan Natal Oikumene. Perwujudan perayaan Natal ini juga menegaskan besarnya dukungan dan potensi warga Kristiani Kadirojo 2, baik umat Katholik dan maupun umat Protestan.

Perayaan Natal 2025 di Kadirojo 2 dibagi menjadi 2 bagian yakni Ibadat dan perayaan. Ibadat diperuntukan untuk kalangan interen warga Kristiani Kadirojo dan tamu undangan. Selesai ibadat dilanjutkan perayaan yang diwarnai dengan berbagai pentas seni. Bagian I dimulai pukul 18.00 WIB dan selesai pukul 19.00. Acara pentas seni juga mengundang pamong dukuh, LPM Kal, tokoh masyarakat, pengurus RT/RW dan pengurus tempat ibadah di Kadirojo 2. Di Kadirojo 2 terdapat 3 Masjid, 1 Gereja Kristen dan 1 Musala.

Memang sudah disepakati bahwa perayaan Natal di Kadirojo dilaksanakan Oikumene dengan kekhasan yakni di tahun ganjil kotbah akan disampaikan oleh perwakilan Kristen, sementara di tahun genap akan disampaikan oleh perwakilan Katholik.
Dalam perayaan natal kali ini khotbah disampaikan sesuai tema yakni oleh Pastor Dr. Noor Anggraito. Dalam kesimpulan kotbahnya, Pastor Noor Anggraito menyampaikan bahwa natal bukanlah tentang keluarga yang sempurna, tetapi kehadiran Allah dalam keluarga, Bila ada masalah, maka Allah sendirilah yang menyelesaikannya dari dalam.

Perayaan Natal tahun ini didukung sepenuhnya oleh warga Kristiani, LPMKal, Tokoh masyarakat, Jagawarga dan warga lainnya dan berlangsung di Balai Budaya Kadirojo 2 dan dihadiri sekitar 450 warga. Ibadah dan pujian didukung umat GKAI Makedonia Kadirojo 2. Dalam ibadah juga diingatkan akan adanya korban bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Sebagai ungkapan tali kasih terkumpul kolekte sebanyak Rp.2.114.000. Dana akan disalurkan lewat lembaga terpercaya.

Sementara itu, Kepala Dukuh Kadirojo 2, Petrus Budi Santosa dalam sambutannya selalu mengingatkan semangat Dukuh Kadirojo untuk menciptakan Kadirojo sebagai Pedukuhan Toleransi.
Kali ini perayaan natal benar-benar membawa suka cita bagi banyak pihak.
Catatan Liputan oleh Porja dan Foto oleh Bona





Bisakah saya minta nomer wa Ketua Lingkungan yg ada di Kadirojo?
Saya punya teman, dia umat nomaden yg domisili di Kadirojo. Dia saat ini mengikuti katekumen di Gereja Kota Baru. Sebelum masuk ke tahap selanjutnya, dia diminta menghubungi ketua lingkungan setempat.