Pelantikan Pengurus Wilayah & Lingkungan Paroki Maria Marganingsih Kalasan

Komsos-GMMK. Ada peristiwa istimewa yang terjadi bertepatan dengan perayaan ekaristi Hari Raya Penampakan Tuhan pukul 08:00,  hari Minggu 4 Januari 2026 di gereja paroki Maria Marganingsih Kalasan. Disamping ada  proses pembabtisan bayi juga dilakukan pelantikan pengurus wilayah dan lingkungan masa periode 2026 sampai 2028 oleh oleh Rm F.X Murdi Susanto, Pr.

Sebagaimana diketahui peringatan Penampakan Tuhan (Epifani) memiliki makna teologis yang sangat penting.Kata Epifani berasal dari bahasa Yunani epiphaneia yang berarti penyataan atau penampakan. Dalam perayaan ini, Gereja mengenangkan bahwa Yesus Kristus menyatakan diri-Nya bukan hanya kepada bangsa Yahudi, tetapi kepada seluruh dunia. Hal ini dilambangkan melalui kedatangan orang-orang Majus (tiga raja) dari Timur, yang mewakili bangsa-bangsa non-Yahudi.

Penampakan Tuhan juga menegaskan bahwa Yesus adalah Terang sejati yang menerangi semua orang tanpa terkecuali. Bintang yang menuntun para Majus melambangkan terang ilahi yang membimbing manusia kepada keselamatan.

Sementara itu sesudah dilaksanakan ritual pembabtisan bayi di gereja Maria Marganingsih Kalasan, sekretaris 1 Dewan Pastoral GMMK, Elisabeth Gracia Indriyani membacakan nama-nama pengurus wilayah dan lingkungan yang akan dilantik. Para ketua wilayah dan ketua lingkungan diminta untuk maju ke depan sementara pengurus lain tetap berada di tempat. 

Para pengurus mengungkapkan kesediaan serta ikrar untuk bisa melaksanakan tugas pelayanan dengan baik. Mereka bersedia untuk meluangkan waktu sesuai dengan kemampuan yang dianugrahkan kepada mereka untuk melaksanakan tugas pelayanan dengan penuh tangguh jawab. Tentu saja niat baik dari pengurus wilayah dan lingkungan ini layak mendapatkan dukungan penuh dari umat semua agar karya karya penggembalaan di tingkat wilayah dan lingkungan bisa semakin dinamis dan berkembang.

Dalam homilinya, Romo F.X Murdi Susanto, Pr menegaskan bahwa para pengurus mempunyai tugas panggilan mulia yakni untuk mempersembahkan hidupnya yang terbaik untuk Yesus dalam karya pelayanan sebagaimana tiga raja dari Majus yang memberikan persembahan terbaik berupa mur, menyan dan emas. Para raja dibimbing oleh bintang yang istimewa untuk menemui Tuhan Yesus.

Harapannya, semua pengurus wilayah dan lingkungan juga selalu dibimbing oleh bintang yakni Tuhan sendiri dan pada gilirannya mereka bisa menjadi terang dalam kehidupan menggeraja sebagaimana yang diajarkan nabi Yesaya “Jadilah terang”.  Pesan Yesaya ini menemukan maknanya ketika kita semua diterangi oleh bintang yang istimewa sehingga kita bisa menemukan anugrah dari Allah yakni Yesus sendiri.

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *