Kadirojo, 30 Agustus 2025 — Sabtu malam itu, suasana hening dan penuh khidmat menyelimuti kediaman keluarga besar almarhumah Christina Suyatmi. Tepat pukul 19.30 WIB, ibadat memperingati 100 hari wafatnya beliau dilaksanakan dengan penuh kekhusyukan. Doa dipimpin oleh Prodiakon Benediktus Gunawan, diikuti dengan khidmat oleh umat dari Lingkungan Brayat Nasareth bersama umat dari lingkungan sekitar yang turut hadir sebagai wujud solidaritas dan persaudaraan iman.

Sebelum ibadat dimulai, sejak pukul 18.00 WIB terlebih dahulu diadakan kenduri bersama yang dihadiri tidak hanya oleh umat Katolik, tetapi juga saudara-saudari dari kalangan Kristen maupun Muslim. Momen kebersamaan lintas iman ini menghadirkan suasana yang hangat, penuh penghargaan, sekaligus menjadi tanda nyata bahwa kasih dan penghormatan kepada almarhumah Christina Suyatmi mampu merangkul semua pihak tanpa sekat perbedaan keyakinan. Kebersamaan dalam doa dan perjamuan sederhana ini menjadi cerminan nilai gotong royong yang masih hidup dan dijaga oleh masyarakat Kadirojo.

Dalam suasana doa yang hening, penuh penghayatan, Prodiakon Benediktus Gunawan tidak hanya memimpin ibadat, tetapi juga menyampaikan berkat atas bunga tabur yang disiapkan di akhir perayaan. Bunga-bunga itu kelak akan ditaburkan di makam almarhumah Christina Suyatmi, almarhum Yohanes Sumarsono, serta para leluhur keluarga, sebagai simbol kasih yang tidak pernah padam dan penghormatan yang senantiasa dikenang dari generasi ke generasi. Taburan bunga menjadi tanda bahwa cinta dan doa melampaui batas waktu, menghubungkan yang hidup dengan mereka yang telah berpulang.

Acara yang berlangsung sederhana namun penuh makna ini tidak hanya menjadi peringatan akan 100 hari wafatnya almarhumah Christina Suyatmi, melainkan juga menjadi momen refleksi bagi keluarga dan seluruh umat yang hadir. Di tengah doa dan kebersamaan itu, tercermin sebuah pengharapan bahwa iman, persaudaraan, serta kasih yang diwariskan akan terus tumbuh, mengikat erat hubungan antarumat beriman, sekaligus meneguhkan keyakinan bahwa mereka yang telah mendahului kita kini beristirahat dalam damai abadi bersama Bapa di surga.
Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Dwi Sapto



