Rabu Abu tahun 2026 jatuh pada tanggal 18 Februari. Hari yang menandai dimulainya masa prapaskah. Masa prapaskah adalah masa retret agung bagi umat Katolik di seluruh dunia, yaitu masa persiapan untuk menyambut kebangkitan Kristus dengan berpantang dan berpuasa sebagai bentuk tobat dan penyangkalan diri.

Mengawali rangkaian masa prapaskah, umat Lingkungan Gregorius Agung Kaliajir tetap melaksanakan pertemuan rutin kamisan. Pertemuan rutin dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 19 Februari 2026 pukul 19.00 WIB di rumah Keluarga Fl. Budi Sujadmiko. Dihadiri oleh dua puluh sembilan (29) umat, termasuk anak-anak dan 3 pemandu, diisi dengan Sarasehan APP Pertama tahun 2026. Umat LGAK bersyukur karena pada pertemuan APP pertama ini didampingi pemandu oleh Bruder Heron Miki yang didampingi Suster Maltida dan Mas Wisnu. Bruder Heron Miki menyampaikan Visi Rikas KAS tahun 2016-2035 adalah mewujudkan peradaban kasih dalam masyarakat Indonesia yang sejahtera, bermartabat, dan beriman. Sejalan dengan gagasan ARDAS KAS IX 2026-2030 yaitu Gereja yang bahagia, inspiratif, dan menyejahterakan. Visi Rikas dan ARDAS KAS ini dibreakdown sebagai tema APP tahun 2026, yaitu Gereja Berjuang menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera. Berjuang berarti berusaha keras dan penuh kesungguhan untuk mencapai kebahagiaan dan kesejahteraan sebagaimana diharapkan. Tema pertemuan pertama adalah potret kondisi dan potensi, dasar untuk mengawal aksi. Tema ini mengingatkan kita bahwa Gereja bukan sekadar bangunan atau struktur organisasi. Gereja adalah komunitas yang berjalan bersama. Ketika kita berani keluar dari zona nyaman, peduli pada sesama, dan memperjuangkan kesejahteraan bersama, di situlah Gereja menjadi tanda harapan bagi dunia.

Umat yang hadir larut dalam pertemuan APP pertama, yang menginspirasi sekaligus meneguhkan iman. Pertemuan APP yang dikemas dalam game kelompok yang menggembirakan, berkesan, dan sarat pesan. Ada secercah harapan untuk dapat merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di dalam keluarga, lingkungan, maupun dalam kehidupan bermasyarakat.





