Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan dan Lingkungan Santo Yohanes Pembaptis Sembur, yang tergabung dalam Wilayah Santo Petrus Damianus Kalasan Timur, kembali menerima anugerah indah berupa kesempatan untuk melayani bersama dalam tugas koor pada Misa Harian Senin Pekan Biasa XI. Pada Senin pagi, 15 Juni 2026 pukul 06.00 WIB, di Gereja Maria Marganingsih Kalasan, kedua lingkungan mempersatukan suara dan hati dalam pelayanan liturgi yang dipimpin oleh Romo Yohanes Ngatmo, Pr. Kehadiran delapan belas umat dari kedua lingkungan, bersama Gita yang setia mengiringi pada organ dan Bernadeta Dwi Novi sebagai solis, menghadirkan suasana perayaan yang hangat, khidmat, dan penuh sukacita. Lagu perarakan keluar “Kuhendak Melangkah” (Puji Syukur No. 331) dan lagu perarakan masuk “Alangkah Bahagianya” (Puji Syukur No. 619) dilantunkan dengan penuh penghayatan, sementara refrain Mazmur Tanggapan “Indahkanlah Keluh Kesahku Ya Tuhan” menjadi ungkapan doa yang menyentuh hati umat yang hadir.

Melalui alunan nyanyian dan doa yang terangkat bersama, umat diajak semakin membuka hati untuk mendengarkan sabda Tuhan yang menjadi pusat perayaan Ekaristi. Bacaan pertama diambil dari Kitab I Raja-Raja 21:1-16, sedangkan bacaan Injil berasal dari Matius 5:38-42. Dalam homilinya, Romo Yohanes Ngatmo, Pr mengajak umat untuk tidak membiarkan hidup dikuasai oleh keserakahan, penyalahgunaan kekuasaan, maupun keinginan untuk membalas demi kepentingan diri sendiri. Sebaliknya, umat diajak untuk hidup seturut kehendak Allah dengan mengedepankan keadilan, kasih, kerendahan hati, dan semangat pengorbanan demi kebaikan bersama.

Semangat Injil tersebut semakin terasa melalui pelayanan koor yang dipersembahkan dengan tulus oleh kedua lingkungan. Lantunan lagu-lagu rohani tidak hanya memperindah liturgi, tetapi juga membantu umat memasuki keheningan doa, merasakan kedamaian, serta mengalami kehadiran Allah yang bekerja dalam hati setiap orang. Harmoni suara yang berpadu menjadi sarana pewartaan yang lembut namun kuat, mengantar umat untuk semakin dekat dengan Tuhan dan sesama. Kiranya semangat pelayanan yang terwujud dalam kebersamaan ini menjadi inspirasi bagi semakin banyak umat untuk terlibat aktif dalam kehidupan menggereja. Semoga setiap nada yang dinyanyikan tidak hanya bergema di dalam gereja, tetapi juga menjadi gema kasih, harapan, dan berkat yang terus mengalun dalam kehidupan sehari-hari.

Catatan : Foto dikirim oleh Yohanes Pembaptis Sumaryadi




