Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan kembali dipersatukan dalam kehangatan perjumpaan kasih pada bulan September 2025. Pertemuan yang penuh sukacita ini terselenggara pada hari Selasa, 23 September 2025 pukul 18.00 WIB, bertempat di rumah nan teduh milik Cicilia Ayuk Putri Palmaningtyas, yang beralamat di Dusun Sanan Sidomulyo Brintikan RT 07, Tirtomartani, Kalasan, Sleman. Sebanyak sebelas ibu bersama tiga anak menghadirkan rona kebersamaan yang menyejukkan hati.
Malam itu, pertemuan berjalan dengan hangat sekaligus penuh makna, menyentuh berbagai urusan penting kehidupan menggereja dan lingkungan: mulai dari pengelolaan uang arisan, Tabungan Cinta Kasih (TCK), dana sosial sakit, prolenan, dan dana dahar romo. Setiap petugas mengemban tanggung jawabnya dengan setia, melaporkan kegiatan dengan penuh keterbukaan dan rasa syukur. Untuk pertemuan bulan depan akan dilaksanakan di rumah Fransisca Marsiyam yang mendapatkan arisan malam tersebut.

Acara dibuka dalam suasana hening yang sarat kekhidmatan, ketika doa lembut yang dipimpin oleh Bernadeta Sudaryani mengalun, memohon berkat Tuhan atas langkah, niat, serta pelayanan yang diupayakan. Usai doa, para ibu juga mendapatkan perhatian akan kesehatan melalui pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol yang dilakukan oleh Cicilia Ayuk dan Ahdarini, sebagai wujud kasih yang menjaga tubuh tetap bugar demi pelayanan yang berkelanjutan.
Selanjutnya Cicilia Suratiwi Martiningrum menyampaikan kabar dari pertemuan ibu-ibu wilayah Petrus Damianus. Ucapan syukur dan apresiasi dilayangkan atas semangat Lingkungan Bartolomeus yang telah berjalan baik, seraya diingatkan bahwa setiap langkah kebaikan senantiasa dapat ditingkatkan menjadi lebih indah dan berdaya guna.

Sebagai penutup, M.Th. Sri Wahyunani mengantar semua hadirin dalam doa syukur, menyerahkan seluruh rangkaian kegiatan kepada penyertaan Allah yang tak pernah alpa. Pertemuan yang sarat makna ini kemudian berakhir dalam nuansa kekeluargaan yang hangat, ketika tuan rumah dengan penuh kasih mempersilakan para ibu menikmati teh hangat dan salad solo spesial, menjadi penutup manis dari sebuah perjumpaan yang menyatukan hati dalam iman dan persaudaraan.

Catatan : Foto dikirim oleh Bernadeta Apik Dwiyati




