Misa Pemberkatan Jenazah atas berpulangnya Marcelinus Yunanto (68 tahun) ke rumah Bapa di surga berlangsung dalam suasana duka yang mendalam namun sarat pengharapan iman. Perayaan Ekaristi dilaksanakan pada hari Kamis, 16 April 2026 pukul 09.00 WIB, dihadiri oleh sekitar 60 umat yang terdiri dari keluarga, kerabat, umat Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan, serta umat Wilayah Santo Petrus Damianus Kalasan Timur. Kebersamaan umat dalam perayaan ini menjadi wujud nyata solidaritas dan kasih persaudaraan dalam iman Kristiani, mengiringi kepergian almarhum menuju rumah Bapa.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Rm. Yohanes Ngatmo, Pr. dengan didampingi oleh Prodiakon Clara Henny. Sejak awal misa, umat diajak masuk dalam suasana doa yang khidmat melalui lagu pembukaan “Tuhan Berikanlah Istirahat” dari Puji Syukur No. 712, yang mengungkapkan permohonan agar almarhum dianugerahi kedamaian abadi. Liturgi sabda semakin memperdalam penghayatan iman umat melalui Mazmur tanggapan dengan refrain “Kepada-Mu ya Tuhan, kuangkat jiwaku.” Dalam perayaan komuni, umat menyanyikan lagu “Jikalau Gandum” (Puji Syukur No. 715), yang mengingatkan akan makna pengorbanan dan kehidupan baru, serta ditutup dengan lagu “Tuhan, Dikau Naungan Hidupku” yang meneguhkan harapan akan perlindungan Tuhan.

Dalam homilinya yang mengacu pada Injil Yohanes 14:1–14, Rm. Yohanes Ngatmo, Pr. mengajak umat untuk tidak larut dalam kesedihan, melainkan tetap berpegang pada janji Tuhan Yesus: “Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal.” Beliau menegaskan bahwa rumah Bapa merupakan tempat penuh kebahagiaan dan damai sejahtera yang kekal, di mana manusia dipersatukan kembali dengan Allah. Yesus sendiri telah lebih dahulu pergi untuk mempersiapkan tempat bagi setiap umat-Nya, termasuk bagi almarhum Marcelinus Yunanto. Oleh karena itu, kematian bukanlah akhir, melainkan awal dari kehidupan baru bersama Tuhan. Sebagai tanda penyerahan terakhir, Romo Ngatmo juga memberkati tanah dan bunga tabur yang akan digunakan dalam prosesi pemakaman.

Setelah perayaan Ekaristi, rangkaian penghormatan terakhir dilanjutkan dengan upacara pemberangkatan jenazah pada pukul 13.00 WIB yang dipimpin oleh Prodiakon Clara Henny. Dalam suasana haru, keluarga dan umat mengiringi jenazah menuju tempat peristirahatan terakhir di Makam Brintikan Lor RT 04, Tirtomartani, Kalasan. Doa-doa yang dipanjatkan mengiringi perjalanan terakhir almarhum, sebagai ungkapan iman dan harapan bahwa ia kini beristirahat dalam damai di sisi Tuhan.
Kepergian almarhum Marcelinus Yunanto meninggalkan duka yang mendalam, namun juga meneguhkan iman umat akan janji kehidupan kekal. Dalam terang iman Kristiani, setiap perpisahan di dunia ini bukanlah akhir yang sesungguhnya, melainkan awal perjumpaan abadi bersama Tuhan. Semoga almarhum memperoleh kebahagiaan sejati di rumah Bapa, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan serta penghiburan.

Catatan : Foto dikirim oleh Bernadeta Apik Dwiyati




