041 St. Bartolomeus Brintikan: Pertemuan Paguyuban Ibu-Ibu Lingkungan Bulan Agustus

Paguyuban ibu-ibu Lingkungan Santo Bartolomeus Brintikan kembali merajut kebersamaan dalam pertemuan rutin bulanan yang kali ini berlangsung pada hari Jumat, 22 Agustus 2025 pukul 18.00 WIB di kediaman Theresia Ildayati, beralamat di Dusun Sanan RT. 05 Brintikan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman. Pertemuan yang dihadiri 14 umat ini menjadi wadah sederhana namun penuh makna, dimana persaudaraan dan semangat pelayanan tumbuh dalam keseharian.

Pertemuan diawali dengan pembayaran iuran bersama yang mencakup arisan, prolenan, persembahan, TCK (Tabungan Cinta Kasih), Dhahar Romo, sosial sakit, sosial kematian, hingga iuran panti. Semua dikelola dengan rapi oleh bendahara masing-masing bidang, sehingga selain menjadi wujud tanggung jawab, juga meneguhkan rasa saling peduli dan keterbukaan dalam menghidupi komunitas iman.

Acara kemudian dibuka oleh Gabriella Siska Widhiastini dengan doa bersama, memohon berkat, bimbingan, dan perlindungan Tuhan agar pertemuan berjalan penuh kelancaran dan sukacita. Dilanjutkan dengan penyampaian hasil rapat ibu-ibu Wilayah Santo Petrus Damianus oleh Cicilia Suratiwi Martiningrum, disampaikan bahwa Lingkungan Santo Bartolomeus akan menjadi tuan rumah pertemuan wilayah pada bulan September mendatang. Hal ini pun menjadi pokok pembahasan bersama hingga tercapai kesepakatan: pertemuan direncanakan akan diadakan pada hari Senin, 15 September 2025 di rumah Clara Heni (masih menunggu konfirmasi). Untuk konsumsi, menu utama bihun akan diolah oleh Theresia Ildayati dan dibiayai dari kas ibu-ibu, sementara snack akan dipersembahkan secara sukarela oleh beberapa anggota, antara lain Bernadeta Apik, Cicilia Ayuk, Cicilia Martiningrum, Anastasia Widiati, Mega Dewi, dan Ahdarini.

Setelah kurang lebih satu jam berdiskusi dan berbagi, pertemuan ditutup dengan doa oleh Cicilia Martiningrum. Suasana hangat semakin terasa ketika para ibu saling bercengkerama sambil menikmati kudapan ringan dan jahe hangat yang disiapkan tuan rumah. Kehangatan itu bukan hanya hadir dalam secangkir minuman, melainkan juga dalam ikatan persaudaraan yang kian erat, sebelum akhirnya mereka saling berpamitan untuk kembali ke rumah masing-masing dengan hati yang dipenuhi rasa syukur.

Catatan : Foto oleh Cicilia Ayuk Putri Palmaningtyas dan Bernadeta Apik Dwiyati

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *