Ibadat singkat dan doa Rosario hari ini berbeda dari biasanya karena ada kunjungan dari Tim Pewarta Wilayah Fransiscus Xaverius Berbah dalam rangka Bulan Katekese Liturgi (BKL) yang bertempat di kediaman Albertus Yudhistira Listya (Ditya), Berbah RT 002/RW 001, Kalitirto, Berbah, Sleman pada Rabu, 13 Mei 2026 yang dihadiri tiga puluh dua orang terdiri dari enam anak–anak, dua OMK, dan dua puluh empat dewasa.

Pada hari ketiga belas pendalaman penyegaran penghayatan Ekaristi, disampaikan bahwa Ekaristi merupakan kenangan akan penyerahan diri Kristus. Gereja tidak hanya mengenangkan pengorbanan Kristus, tetapi juga mempersembahkan Kristus kepada Bapa, seraya mempersembahkan dirinya sendiri bersama-Nya. Kurban Kristus dan kurban Ekaristi merupakan satu dan sama, sebab Kristus sendiri hadir sebagai Imam Agung sekaligus kurban yang membawa keselamatan. Oleh karena itu, umat yang mengambil bagian dalam perayaan Ekaristi sesungguhnya dipersatukan dalam penyerahan diri Kristus kepada Bapa.

Materi disampaikan oleh Tim Pewarta Wilayah Fransiskus Xaverius Berbah sekaligus Ketua Pewarta Wilayah Gereja Santo Yusup Berbah, yang dihimpun oleh Theresia Yuliastuti (Yuli). Dalam pendalaman BKL disampaikan bahwa Ekaristi merupakan sakramen tertinggi dalam Gereja Katolik sebagai ungkapan syukur sekaligus kenangan akan Perjamuan Malam Terakhir dan peristiwa Paskah Kristus. Melalui Bulan Katekese Liturgi, umat diajak untuk semakin bertumbuh dalam iman serta mengenal Kristus secara lebih mendalam. Harapannya, BKL dapat membantu umat menjadikan Ekaristi sebagai puncak dan sumber kehidupan iman, sehingga setiap pribadi semakin dekat dan dipersatukan dengan Kristus.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Nova Ardianti



