Umat Lingkungan Brayat Minulyo Kadirojo II menyelenggarakan Pertemuan Pertama Aksi Puasa Pembangunan (APP) Keuskupan Agung Semarang (KAS) Tahun 2026 pada Kamis malam, 19 Februari 2026. Pertemuan ini mengusung tema besar APP KAS 2026, yaitu “Gereja Berjuang Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera”, dengan subtema pertemuan pertama: “Potret Kondisi dan Potensi, Dasar untuk Mengawal Aksi.” Kegiatan dilaksanakan di rumah keluarga Joko dan Tungga, dihadiri sekitar 40 umat, serta dipandu oleh Ignatius Karyono. Suasana pertemuan berlangsung tertib dan penuh antusiasme dari seluruh peserta.

Harus diakui bahwa materi pada pertemuan pertama ini cukup mendalam dan menantang, karena menitikberatkan pada pemahaman mendasar mengenai tujuan serta arah pelaksanaan APP. Sesuai arahan, teks materi dibacakan secara lengkap (secara ad litteram) oleh seluruh peserta guna menghindari kekeliruan dalam memahami maksud dan tujuan gerakan APP. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran umat bahwa APP bukan sekadar kegiatan rutin tahunan, melainkan gerakan nyata untuk mendukung pelayanan Gereja yang relevan, signifikan, dan semakin membawa manfaat bagi masyarakat.

Bacaan Kitab Suci yang direnungkan diambil dari Injil Lukas 14:25–35 tentang panggilan untuk melepaskan segala sesuatu demi mengikuti Yesus. Dalam sesi pendalaman, disampaikan pula lima ciri keluarga sejahtera menurut Aplikasi Ecclesia. Dari refleksi bersama, dirasakan bahwa umat Lingkungan Brayat Minulyo pada dasarnya hidup dalam kondisi yang cukup sejahtera, meskipun tetap terdapat beberapa catatan yang perlu diperhatikan. Ditekankan pula pentingnya prinsip bantuan yang tepat guna dan tepat sasaran. Umat diajak untuk memiliki kepekaan dan kerendahan hati, termasuk keberanian menolak bantuan apabila dirasa masih ada pihak lain yang lebih membutuhkan. Pertemuan sarasehan kemudian ditutup dengan doa spontan sebagai ungkapan syukur dan harapan bersama.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Marcus Wisnuhandoko



