Pada hari Kamis, 19 Februari 2026 pukul 19.00–20.30 WIB, umat Lingkungan Santo Yusup, Wilayah Santo Petrus Kanisius Kalasan Tengah, mengadakan Sarasehan Aksi Puasa Pembangunan (APP) pertama yang bertempat di kediaman Maria Budi Triyatini. Pertemuan ini dihadiri oleh 25 umat dan dipandu oleh Yosep Sulisprihandoko. Rangkaian sarasehan diawali dengan doa pembuka, dilanjutkan dengan nyanyian dari buku Madah Bakti nomor 367 “Di Jenjang Maaf” yang dipimpin oleh Cicilia Karyani. Bacaan ilustrasi dalam pertemuan ini disampaikan oleh Gregorius Tri Wahyudi.

Dalam pengantar materi, disampaikan bahwa Gereja terus berjuang menghadirkan masyarakat yang bahagia dan sejahtera. Umat diajak untuk semakin mengenal dan memahami semangat ARDAS (Arah Dasar) Keuskupan Agung Semarang sebagai upaya mewujudkan peradaban kasih di tengah kehidupan masyarakat. Data yang akurat menjadi hal penting agar gerakan pastoral dan sosial Gereja dapat direncanakan secara tepat sasaran. Gereja dikatakan bahagia apabila setiap anggota keluarga mampu memenuhi kebutuhan material, emosional, sosial, dan spiritual dalam kehidupannya. Oleh karena itu, umat diharapkan berani mengambil langkah pertama, membangun jejaring, serta memberi teladan agar semakin banyak orang terdorong untuk berpikir, bersikap, dan bertindak secara positif.

APP juga dipahami sebagai gerakan solidaritas untuk mencapai kesejahteraan bersama. Melalui puasa, doa, dan derma, umat diajak untuk semakin peka terhadap kebutuhan sesama serta menemukan makna kebahagiaan yang sejati. Dalam sesi sharing dan refleksi, umat diajak untuk jujur menilai diri sendiri: apakah pantas menerima bantuan sosial atau justru memberi kesempatan bagi yang lebih membutuhkan. Meskipun dalam kenyataannya bantuan dari pemerintah terkadang belum sepenuhnya tepat sasaran, umat lingkungan menyadari masih ada beberapa keluarga pra-sejahtera yang membutuhkan perhatian. Karena itu, peran umat lingkungan sangat penting dalam memberikan data yang benar agar bantuan dapat disalurkan secara tepat. Sarasehan kemudian ditutup pada pukul 20.00 WIB dengan doa penutup dan nyanyian Madah Bakti nomor 533 “Tingkatkan Karya serta Karsa”.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Ratna Bintarti



