Bahagia dalam Pelayanan: Aksi APP PIR Mengunjungi Anak-Anak di Yayasan Sayap Ibu

Semangat Aksi Puasa Pembangunan (APP) Pra-Paskah 2026 tidak hanya diwujudkan dalam doa dan pantang, tetapi juga melalui tindakan kasih yang nyata. Hal inilah yang dilakukan oleh Tim Pelayanan Pendamping Iman Remaja (PIR) dari Paroki Maria Marganingsih Kalasan dengan mengadakan aksi kunjungan kasih ke Yayasan Sayap Ibu Panti 1 Pringwulung di Yogyakarta pada Minggu, 15 Maret 2026.

Kunjungan ini mengusung tema yang sangat menyentuh “Bahagia dalam Pelayanan, Cinta yang Menginspirasi. Bersama Kita Menjadi Berkat Mewujudkan Kesejahteraan.” Tema ini bukan sekadar rangkaian kata, tetapi sungguh dihidupi dalam aksi nyata para remaja dan para pendampingnya.

Menabur kebaikan sejak awal dua minggu sebelum kunjungan dilaksanakan, para pendamping PIR membuka open donasi di gereja dan di lingkungan umat. Dengan penuh harapan, mereka mengajak umat untuk bersama berbagi kasih kepada anak-anak yang dirawat di Yayasan Sayap Ibu. Menariknya, respon umat begitu luar biasa. Sedikit demi sedikit bantuan terkumpul yakni makanan bayi seperti Promina, susu SGM, pampers, bedak bayi, pakaian, sepatu, hingga bantuan dana dari para dermawan. Semua bantuan tersebut kemudian direkap dengan rapi oleh para pendamping. Setiap barang dikemas dengan penuh cinta, bukan sekadar bantuan materi, tetapi tanda kasih dari umat yang peduli.

Mengunjungi Rumah Kasih

Hari yang dinantikan akhirnya tiba. Rombongan PIR datang ke Yayasan Sayap Ibu dengan membawa hasil donasi umat. Setibanya di sana, suasana haru dan hangat langsung terasa.

Di tempat ini, para pengurus yayasan dengan penuh kasih merawat bayi dan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus. Ada bayi-bayi kecil yang terbaring tenang, ada pula anak-anak yang mulai belajar tersenyum dan merespon kehadiran tamu.

Ketika para remaja melihat wajah-wajah polos itu, hati mereka seperti disentuh oleh sesuatu yang mendalam. Tiba-tiba pelayanan bukan lagi sekadar program kegiatan, tetapi menjadi pengalaman iman yang nyata. Sukacita yang mengganti Lelah, semua jerih payah menggalang donasi selama dua minggu terasa terbayar lunas. Wajah ceria anak-anak dan bayi di sana menjadi hadiah yang tak ternilai.

Ada yang tersenyum, ada yang menggerakkan tangan kecilnya, ada pula yang tertawa kecil saat diajak bermain. Momen-momen sederhana itu menghadirkan kebahagiaan yang tulus bagi para remaja dan pendamping. Di sanalah mereka menyadari satu hal penting bahwa pelayanan sejati tidak hanya memberi, tetapi juga mengubah hati yang memberi.

APP yang Menjadi Pengalaman Iman

Melalui kegiatan ini, semangat APP Pra-Paskah benar-benar dihidupi. Puasa dan pantang tidak berhenti pada pengorbanan pribadi, tetapi berubah menjadi aksi kasih yang membawa harapan bagi sesama. Perwakilan remaja dan pendamping PIR belajar bahwa Gereja hidup ketika umatnya mau berbagi. Cinta yang sederhana—melalui susu bayi, pakaian kecil, atau sekadar perhatian—ternyata mampu menghadirkan kebahagiaan yang besar.

Kunjungan ini menjadi pengalaman yang mendalam bagi semua yang terlibat. Mereka pulang bukan hanya dengan kenangan, tetapi juga dengan hati yang diperkaya oleh makna pelayanan.

Karena pada akhirnya, seperti tema yang mereka hidupi bersama: Bahagia dalam pelayanan, cinta yang menginspirasi. Bersama kita menjadi berkat untuk mewujudkan kesejahteraan.

Catatan- Liputan dan foto oleh Maria Magdalena Muji Rahayu

yusupriyas

Pengajar Les Bahasa Inggris SD, SMP/SMA, mahasiswa/umum (conversation, TOEFL/IELTS), penulis buku (lebih dari 70 buku pengayakan bahasa Inggris ), profesional editor & translator, Peminat sastra dan fotografi. Bisa dikontak di 08121598358 atau yusup2011@gmail.com.

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *