Suasana penuh sukacita dan kehangatan mewarnai kegiatan senam lansia dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para lansia di lingkungan Paroki Maria Marganingsih Kalasan pada Sabtu, 9 Mei 2026. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati pesta nama paroki ke-69 yang jatuh pada tanggal 8 Mei dengan mengusung tema “Lansia Kalasan, Bahagia, Inspirasi, dan Sejahtera.”
Sejak pagi buta, tepatnya sekitar pukul 06.30 WIB, suasana ruang kelas SMP yang digunakan sebagai tempat pemeriksaan kesehatan gratis sudah mulai dipenuhi para lansia. Kurang dari pukul 07.00 pagi, para kakung, uti, ibu dan bapak dengan penuh semangat datang untuk memeriksakan kesehatan mereka. Sebanyak 60 lansia mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan yang dilayani dengan penuh ketulusan oleh tim kesehatan dari bidang kemasyarakatan paroki.

Dengan ramah dan penuh perhatian, para petugas kesehatan menyapa satu per satu lansia yang hadir. Kehangatan pelayanan sederhana itu menghadirkan rasa nyaman dan sukacita bagi para peserta. Di tengah udara pagi yang masih segar, tampak wajah-wajah penuh semangat dari mereka yang tetap ingin menjaga kesehatan dan kebersamaan.

Tak lama kemudian, instruktur senam yang dinanti-nantikan, Kak Purwanti, tiba di lokasi kegiatan. Para lansia pun segera berbaris rapi mempersiapkan diri mengikuti senam bersama. Kegiatan diawali dengan Senam Lansia Sembada yang gerakannya lembut dan menyehatkan, kemudian dilanjutkan dengan senam yang lebih energik dan menggembirakan.
Kemeriahan semakin terasa ketika Romo Yohanes Ngatmo bersama Bapak Y.B. Sukartono selaku Wakil Dewan turut ambil bagian dalam senam bersama para lansia. Dengan penuh semangat, keduanya mengikuti gerakan demi gerakan, menambah semarak dan kedekatan bersama umat lansia. Gelak tawa dan wajah ceria terpancar dari para peserta yang menikmati kebersamaan pagi itu.

Puncak acara berlangsung dalam suasana syukur melalui pemotongan tumpeng sebagai ungkapan terima kasih atas usia ke-69 Paroki Maria Marganingsih Kalasan yang terus menunjukkan perhatian dan kepedulian kepada kaum lansia. Tumpeng syukur tersebut diterima oleh Romo Yohanes Ngatmo.
Dalam peneguhannya, Romo Yohanes Ngatmo menyampaikan bahwa para lansia adalah bagian berharga dalam kehidupan Gereja. Usia lanjut bukanlah penghalang untuk tetap sehat, bersukacita, dan menjadi inspirasi bagi keluarga maupun lingkungan sekitar. Melalui kegiatan senam dan pemeriksaan kesehatan ini, Gereja ingin terus hadir mendampingi serta memperhatikan kesejahteraan para lansia agar tetap sehat lahir dan batin.

“Lansia bukan menjadi beban, tetapi menjadi sumber inspirasi dan teladan kehidupan. Tetaplah bersukacita, menjaga kesehatan, dan terus menjadi berkat bagi sesama,” ungkap Romo Yohanes Ngatmo dalam peneguhannya.
Suasana haru dan bahagia juga terasa ketika salah satu lansia yang hadir menyampaikan ucapan ulang tahun bagi Paroki Maria Marganingsih Kalasan. Dengan penuh syukur ia mengungkapkan rasa terima kasih karena paroki selalu peduli dan memberikan perhatian kepada para lansia melalui berbagai kegiatan yang membangun kebersamaan dan kesehatan.Kegiatan pagi itu bukan sekadar senam dan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi tanda nyata kasih dan perhatian Gereja kepada umat lansia. Dalam kebersamaan sederhana itu, terpancar semangat persaudaraan, sukacita, dan harapan agar para lansia tetap sehat, bahagia, serta terus menjadi inspirasi bagi generasi muda dan seluruh umat Paroki Maria Marganingsih Kalasan.

Dilaporkan dan ditulis oleh : Maria Magdalena Muji Rahayu




