Pertemuan pertama kegiatan Ibu Bintang Evangelisasi: Keluarga Tekankan Peran Orang Tua(Ibu) sebagai Pendidik Utama Anak

ibu bintang evangelisasi

Ruang Rapat Panti Paroki Maria marganingsih Kalasan menjadi tempat berlangsungnya Pertemuan I Ibu Bintang Evangelisasi Keluarga (IBEK) pada Jumat, 15 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang ibu keluarga Katolik, dengan suasana hangat, penuh refleksi, serta semangat kebersamaan. Acara diawali dengan salam dan sapa oleh Bu Monic, dilanjutkan doa Ratu Surga serta sambutan pembuka dari Bu Yayuk selaku ketua bidang pewartaan Paroki Gereja Maria Marganingsih Kalasan.

Dalam sesi pengantar, Romo Dadang menegaskan pentingnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam menjawab pertanyaan anak-anak mengenai iman dan kehidupan. Beliau menyampaikan bahwa di zaman modern banyak anak mencari jawaban melalui internet atau AI ketika keluarga tidak mampu memberikan pendampingan yang cukup. Oleh sebab itu, keluarga diharapkan menjadi tempat pertama pendidikan iman, nilai kehidupan, dan pembentukan karakter anak.

Sesi utama dipandu oleh Bapak Thomas Rasul Mujiana yang membahas mengenai keluarga Kristiani dan evangelisasi keluarga. Dalam materinya, beliau menekankan bahwa pernikahan merupakan sakramen kudus dan keluarga adalah “Ecclesia Domestica” atau Gereja Rumah Tangga. Keluarga dipanggil menjadi tempat pertama anak mengenal doa, kasih, dan sabda Tuhan. Beliau juga mengajak peserta merefleksikan tantangan keluarga modern seperti krisis komunikasi, pergeseran nilai perkawinan, materialisme, serta lemahnya kaderisasi iman dalam keluarga.

Selain itu, peserta diajak mendalami peran ayah dan ibu dalam kehidupan keluarga. Ibu disebut sebagai katekis pertama dan cerminan kasih Allah, sedangkan ayah menjadi teladan keadilan, ketegasan iman, dan penghormatan dalam keluarga. Dalam sesi refleksi video “Children See, Children Do”, peserta diingatkan bahwa anak belajar terutama dari apa yang mereka lihat dari orang tua setiap hari.

Kegiatan ini juga menegaskan bahwa orang tua adalah pendidik pertama dan utama bagi anak-anak. Anak bukan sekadar aset atau investasi, melainkan titipan Tuhan yang harus dibimbing dan dikembangkan dengan penuh kasih. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan semakin menyadari pentingnya membangun keluarga yang berpusat pada Kristus, menghidupkan doa bersama, serta menjadi saksi kasih Tuhan di tengah masyarakat.

Pertemuan ditutup dengan refleksi diri dan doa penutup. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan memperoleh banyak pembelajaran serta refleksi untuk diterapkan dalam kehidupan keluarga sehari-hari.

Ditulis dan dilaporkan oleh : Veronica Rina Wijayandari

Sutanto Prabowo

Father, Teacher, Blogger, Duta Damai BNPT, Indonesia Local Guide, member Komunitas Blogger Jogja, blog : https://maswo.my.id

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *