APP 2026 memiliki Tema “Gereja Berjuang Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera”. Dengan memiliki beberapa Sub Tema yaitu “Anak dan Remaja Yang Peduli”, “Anak dan Remaja yang bersemangat”, dan “ Anak dan Remaja yang Bahagia”.
Pada Minggu, 15 Februari 2026, pukul 13.00 hingga 14.30 WIB, diadakan kegiatan APP Remaja sebagai pertemuan pertama. Kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta yang merupakan perwakilan dari tiap-tiap lingkungan dari seluruh wilayah Paroki Maria Marganingsih Kalasan. Mereka dengan penuh semangat dan sukacita mengikuti sosialisasi dan dinamika bersama teman dari seluruh lingkungan.

Acara dibuka dengan suasana hangat dan ceria melalui perkenalan antarpeserta secara berpasangan, disusul dengan foto bersama. Untuk mencairkan suasana, para remaja diajak bermain ice breaking “Marina Menari di Atas Menara” yang membuat ruangan kembali semangat dan penuh tawa. Tak berhenti di situ, Bu Vero mengajak empat remaja tampil di depan untuk memimpin gerak dan lagu “Puasa Katolik”, menandai awal kegiatan yang sarat makna ini.
Dalam sesi perenungan iman, para remaja diajak merenungkan makna kepedulian sejati dalam terang kasih Kristus. Kepedulian bukan hanya soal membantu di lingkungan gereja, tetapi juga hadir di tengah dunia dengan hati yang melayani dan membawa sukacita. Melalui renungan ini, remaja diingatkan untuk senantiasa membangun hubungan dengan Tuhan, melatih pengendalian diri, dan menyalurkan kasih melalui tindakan nyata.

Sesi pendalaman materi mengambil inspirasi dari kisah orang Samaria yang baik hati (Lukas 10:25–37) serta tayangan video pendek yang menggambarkan kepedulian seorang anak kecil terhadap pohon yang tumbang. Melalui diskusi yang dipandu oleh pendamping, remaja belajar bahwa kasih sejati diwujudkan lewat tindakan nyata, sekecil apapun bentuknya. Menurut Chelsea, kisah itu menunjukkan pentingnya kerja sama dan perjuangan, sedangkan Tata menambahkan bahwa anak kecil dalam kisah tersebut menjadi teladan nyata untuk menolong tanpa pamrih.
Suasana makin semarak saat memasuki sesi dinamika remaja. Dengan lagu “Ular Naga,” peserta dibagi menjadi lima kelompok dan diajak memilih aksi nyata selama masa Prapaskah berdasarkan tiga pilar yakni berdoa, berpuasa, dan beramal. Setiap kelompok menunjukkan antusiasme luar biasa. Hasil akhirnya, kelompok 2 keluar sebagai pemenang dengan enam aksi prapaskah yang disepakati bersama yang menandakan semangat peduli dan komitmen tinggi dari para remaja.

Kegiatan diakhiri dengan Doa Umat, Bapa Kami, Doa Penutup, dan lagu “Aku Bangga Jadi Anak Tuhan” sebagai simbol sukacita dan rasa syukur atas semangat baru yang tumbuh di hati para remaja Kalasan.
Sosialisasi APP Pendamping Remaja Wilayah
Masih di hari yang sama, pukul 13.00–14.00 WIB, berlangsung pula Sosialisasi APP bagi para Pendamping Remaja Wilayah bertempat di Ruang Rapat Paroki dengan 10 peserta yang hadir. Kegiatan dibuka dengan doa bersama yang dipimpin oleh Wisnu, dilanjutkan dengan pemaparan panduan APP. Dalam pemaparannya, Wisnu menekankan pentingnya tiga kata kunci yang menjadi arah karya pastoral tahun ini “Gereja Berjuang Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera.”

Beliau juga mengingatkan agar pendamping di wilayah masing-masing mengadakan tiga kali pertemuan APP secara terpisah agar pesan tiap tema dapat diterima dengan baik.Kisah inspiratif dapat diambil dari berbagai sumber, selama menguatkan semangat doa, puasa, dan derma dalam kehidupan remaja.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Suster Kresensia serta foto bersama sebagai tanda kebersamaan dalam misi pelayanan pendampingan iman remaja.

Melalui kegiatan ini, semangat peduli dan berbagi semakin tumbuh dalam diri anak dan remaja Paroki Kalasan. Dengan berdoa, berpuasa, dan berderma, mereka diajak menjadi generasi yang menghadirkan kasih Kristus membawa kebahagiaan dan kesejahteraan bagi sesama.
Catatan- Tulisan dan foto kiriman dari Tasya – timpel PIR




