007 St. Mateus Cupuwatu II: Aksi Paskah Umat Lingkungan 

Setiap tahun saat masa Pra-Paskah, umat lingkungan St. Matius wilayah St. Theodosius Cupuwatu melakukan Aksi Puasa Pembangunan. Selain mengumpulkan kotak APP dan amplop persembahan Paskah ke paroki, umat juga mengumpulkan jimpitan beras. Jimpitan beras dikumpulkan setiap Jumat malam bersamaan dengan Doa Jalan Salib lingkungan yang selalu rutin dilakukan saat masa Pra-Paskah.

Di hari Minggu sore tanggal 5 April 2026 pukul 16.00 WIB, beberapa orang umat lingkungan St Matius berbelanja untuk kebutuhan bingkisan Paskah. Bingkisan tersebut akan dibagikan pada umat dan warga sekitar yang memang dianggap layak untuk menerima bantuan. Ada lima belas paket bingkisan yang akan dibagikan yang berisi beras hasil jimpitan, telur, mie kering, gula pasir dan teh. Setelah selesai berbelanja, beberapa umat berkumpul di rumah Emiliana Suparmi. Mereka segera membungkus, membagi dan meletakkan di dalam tas kain satu per satu hingga terkumpul lima belas paket bingkisan.

Senin sore tanggal 6 April 2026 pukul 16.00 WIB, bingkisan Paskah didistribusikan kepada umat dan warga yang sudah ditentukan oleh pengurus lingkungan untuk menerima bingkisan. Beberapa umat lingkungan mendistribusikan bingkisan langsung kepada penerima dengan mengunjungi rumah yang bersangkutan sehingga tepat sasaran. Salah satu warga yaitu Ibu Rukyati merasa terharu dan bersyukur atas bingkisan yang diterimanya. Warga dan umat yang menerima bingkisan merasa bahagia dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan karena merasa diperhatikan oleh sesamanya.

Senin pukul 17.30 WIB semua bingkisan sudah selesai dibagikan oleh kedelapan umat lingkungan St. Matius. Terkadang bantuan yang kita anggap kecil akan sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. Tuhan sudah lebih dulu mengasihi kita oleh karena itu sudah sepantasnya kita juga harus mengasihi sesama kita manusia. Umat lingkungan St. Matius juga ikut merasakan sukacita karena kebahagiaan yang dirasakan oleh penerima bingkisan Paskah.

Catatan : Tulisan dan foto dikirim oleh Damiana Wijosari Pusoko

Andreas Sudihartono

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *