Perjalanan Iman 112 anak calon penerima Komuni Pertama dalam Peneguhan dan Ujian Tulis

ujian komuni pertama

Pada Rabu, 27 Mei 2026, suasana penuh sukacita dan harapan memenuhi Gereja Sementara Paroki Paroki Maria Marganingsih Kalasan. Sebanyak 112 anak calon penerima Komuni Pertama hadir mengikuti kegiatan peneguhan bersama Romo Antonius Dadang Hermawan, Pr sekaligus ujian tulis sebagai bagian dari persiapan menyambut Tubuh Kristus. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dengan suasana yang hangat, akrab, sekaligus penuh makna.

Sejak pukul 08.30 WIB, halaman depan pastoran sudah dipenuhi anak-anak yang datang dengan wajah ceria. Mereka tampak antusias mengisi daftar hadir sambil bercanda bersama teman-temannya. Langkah demi langkah memasuki gereja sementara terasa begitu berkesan ketika lagu “Ekaristi Puncak Hidupku” mengalun lembut menyambut kedatangan mereka. Lagu itu menjadi pengantar suasana batin anak-anak untuk semakin menyadari bahwa Ekaristi adalah pusat kehidupan iman umat Katolik.

Komuni pertama Paroki Kalasan

Peneguhan calon penerima Komuni Pertama bersama Romo Antonius Dadang Hermawan yang dengan penuh semangat menyapa anak-anak melalui lagu “Biarkan Anak-Anak Datang Kepada-Ku.” Sapaan sederhana namun penuh kasih itu membuat suasana menjadi hidup dan hangat. Anak-anak tampak gembira mengikuti gerakan dan nyanyian bersama romo.

Dalam pendampingannya, Romo Dadang mengajak anak-anak memahami tata urutan Perayaan Ekaristi satu per satu. Dengan sabar beliau menjelaskan jawaban-jawaban umat ketika imam mengucapkan bagian-bagian liturgi, mulai dari ritus pembuka, liturgi sabda, persembahan, doa syukur agung, hingga Liturgi Ekaristi. Anak-anak diajak untuk semakin mengenal makna setiap bagian Misa Kudus, bukan hanya sekadar hafal, tetapi memahami bahwa Ekaristi adalah perjumpaan pribadi dengan Tuhan Yesus.

Suasana semakin hidup ketika Romo Dadang membuka sesi tanya jawab seputar tata Perayaan Ekaristi. Anak-anak tampak antusias mengangkat tangan dan menjawab pertanyaan yang diberikan. Beberapa anak mencoba menjawab urutan tata misa, makna tanda salib, kapan harus berdiri, duduk, maupun berlutut dalam perayaan Ekaristi. Ada pula yang menjawab doa dan dialog antara imam dan umat dengan lantang dan percaya diri. Sesekali terdengar gelak tawa ketika ada jawaban polos dari anak-anak yang membuat suasana menjadi cair dan menyenangkan. Romo Dadang dengan sabar membimbing serta memberikan penjelasan sederhana agar mudah dipahami oleh anak-anak.

Gereja Kalasan Komuni Pertama

Tidak hanya itu, anak-anak juga diberi kesempatan bertanya tentang hal-hal yang sering mereka alami saat mengikuti misa. Pertanyaan seperti mengapa harus menerima hosti dengan hormat, mengapa imam mencuci tangan sebelum konsekrasi, hingga arti lagu-lagu dalam misa dijelaskan dengan bahasa sederhana dan penuh kedekatan. Sesi ini menjadi momen yang sangat membantu anak-anak untuk lebih memahami makna Ekaristi secara mendalam.

Suasana semakin menyentuh ketika anak-anak dikenalkan dengan lagu “Aku Rindu Akan Tuhan.” Lagu tersebut dinilai sangat cocok untuk membantu calon penerima Komuni Pertama mempersiapkan hati sebelum menyambut Tubuh Kristus. Romo Dadang bahkan menyarankan agar setelah lagu “Anak Domba Allah,” anak-anak menyanyikan lagu tersebut sebagai ungkapan kerinduan mereka akan Tuhan yang hadir dalam Ekaristi. Banyak anak tampak terdiam dan menghayati syair demi syair lagu itu dengan penuh penghayatan.

Tak terasa satu jam kebersamaan bersama romo berlalu begitu cepat. Setelah sesi peneguhan selesai, anak-anak mulai bergeser tempat duduk. Satu bangku diisi tiga anak sebagai persiapan ujian tulis calon Komuni Pertama. Suasana yang sebelumnya riang perlahan berubah menjadi hening. Wajah-wajah tegang dan penuh harap mulai terlihat ketika lembar soal dibagikan. Ada yang tampak serius membaca soal, ada pula yang berdoa kecil sebelum mulai mengerjakan.

Romo Dadang Hermawan Pr

Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya dipersiapkan secara pengetahuan, tetapi juga dibimbing untuk semakin mencintai Ekaristi sebagai puncak hidup iman. Peneguhan bersama Romo Dadang menjadi pengalaman berharga yang membekas di hati anak-anak calon penerima Komuni Pertama Paroki Maria Marganingsih Kalasan. Semoga melalui proses ini, mereka semakin siap menyambut Yesus dalam Sakramen Ekaristi dengan hati yang bersih, penuh iman, dan kerinduan yang mendalam kepada Tuhan.

Ditulis dan dilaporkan oleh : Maria Magdalena Muji Rahayu

Sutanto Prabowo

Father, Teacher, Blogger, Duta Damai BNPT, Indonesia Local Guide, member Komunitas Blogger Jogja, blog : https://maswo.my.id

Learn More →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *