Menggali Iman, Menghidupi Sabda, Siap Menjadi Saksi Kristus
Minggu, 31 Agustus 2025 menjadi hari penuh makna bagi calon penerima Sakramen Penguatan Paroki Maria Marganingsih Kalasan. Bertempat di Gereja Maria Bunda Allah Maguwo, sebanyak 288 calon krismawan dan krismawati hadir dengan penuh semangat mengikuti rangkaian kegiatan peneguhan iman bersama Romo Antonius Dadang Hermawan, Pr., selaku Pastor Paroki. Agenda kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ujian tulis sebagai bagian dari persiapan mendalam menuju hari penerimaan Sakramen Penguatan.

Dengan mengusung tema “Menggali Iman, Menghidupi Sabda, Siap Menjadi Saksi Kristus,” kegiatan ini tidak hanya menjadi formalitas, melainkan juga momen formasi rohani yang sungguh berarti.
Pesan Romo Paroki: Tiga Sakramen Inisiasi, Satu Kesatuan
Dalam peneguhan, Romo Dadang menegaskan bahwa Sakramen Inisiasi (Baptis, Ekaristi, dan Penguatan) merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan.
“Dengan menerima Sakramen Inisiasi, seseorang dimasukkan ke dalam kehidupan Allah Tritunggal: Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Dalam Baptis, karena Roh Kudus, seseorang masuk ke dalam kehidupan Allah Bapa. Dalam Ekaristi, seseorang dihidupi oleh karunia Roh Kudus, disucikan, dan mengalami proses penyucian. Dan dalam Sakramen Penguatan, dengan daya Roh Kudus, seseorang diberi kemampuan untuk menghadirkan Kristus di tengah masyarakat,” jelas Romo Dadang.

Romo Dadang juga mengajak para calon krisma untuk menyiapkan hati, membuka diri terhadap bimbingan Roh Kudus, serta merasakan sukacita hidup dalam Allah Tritunggal.
Ujian Tulis: Mengukur Pemahaman, Meneguhkan Panggilan
Usai peneguhan, para calon krisma mengikuti ujian tulis yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 12.30 WIB. Ujian ini bertujuan bukan sekadar untuk mengukur pengetahuan, melainkan untuk meneguhkan kembali pemahaman iman, kesadaran akan sabda Allah, serta kesiapan untuk menjadi saksi Kristus dalam kehidupan nyata.

Dengan wajah serius namun penuh semangat, para peserta mengerjakan soal-soal yang menantang mereka untuk mengingat kembali ajaran iman Katolik, makna Sakramen, serta panggilan untuk mewartakan Injil.
Sukacita dan Harapan kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa 288 calon krismawan dan krismawati Paroki Maria Marganingsih Kalasan sungguh siap melangkah menuju kedewasaan iman. Mereka diingatkan bahwa menerima Sakramen Penguatan bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan iman yang baru yakni hidup dalam Roh Kudus dan berani menjadi saksi Kristus di tengah keluarga, masyarakat, dan Gereja.

Foto dan liputan: Kiriman dari panitia




